Jumat, 5 Juni 2026

Berita Seleb

Polisi Bantah Soal Kematian Influencer Lula Lahfah Akibat Overdosis

Polisi bantah dugaan overdosis obat yang menjadi penyebab kematian selebgram Lula Lahfah

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Joko Supriyanto
Warta Kota
LEDAKAN SMAN 72 - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat memberikan pernyataan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Budi menyebut polisi telah memeriksa anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang menjadi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta sebanyak dua hingga tiga kali sejak awal Desember 2025. (Ramadhan L Q) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Polisi bantah dugaan overdosis obat yang menjadi penyebab kematian selebgram Lula Lahfah yang ramai diperbincangkan di media sosial.

"Iya, dugaan overdosis itu salah," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, usai konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Hasil pemeriksaan visum luar menunjukkan penyebab kematian korban adalah henti napas. 

Meski begitu, polisi tidak dapat memastikan penyebab pasti kematian karena keluarga menolak dilakukan autopsi.

“Kami tidak bisa menjawab akibat apa kematiannya. Kami tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan otopsi. Kita tidak boleh menyimpulkan bahwa akibat kematian itu adalah barang-barang lain karena tidak dilakukan otopsi,” ucap Budi.

Meski demikian, polisi menemukan sejumlah barang di kamar apartemen korban, antara lain 44 tablet obat-obatan, pods vape beserta cairannya, serta tabung gas Whip Pink dalam kondisi kosong.

Di sisi lain, Kaur Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri Kombes Irfan Rofik menyebutkan, obat-obatan tersebut diidentifikasi mengandung beberapa zat, seperti Citalopram, Dietilpropion, Sulpirid, hingga Klozapin. Sementara pada vape ditemukan kandungan nikotin dan gliserin.

Polisi juga memastikan tabung Whip Pink tersebut mengandung gas Nitrous Oxide (N2O), berdasarkan pemeriksaan pembanding dari tabung dengan merek dan produksi yang sama.

“Untuk tabung berwarna pink, waktu kami pemeriksaan keadaan kosong. Tapi dari penyidik dikasih dengan merek yang sama dari produksi yang sama, kami periksa tabung gas tersebut untuk sebagai pembanding, ada mengandung Nitrous Oxide (N2O),” kata Azhar. (m31)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved