Pengunjung Antusias Hadiri Talkshow Bullying Anak di Renotop Building Expo 2025
Ada hal unik dalam gelaran Renotop Building Expo 2025 yang diadakan di Mini Atrium LG Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Penulis: Lucky Oktaviano | Editor: Lucky Oktaviano
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Ada hal unik dalam gelaran Renotop Building Expo 2025 yang diadakan di Mini Atrium LG Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Renotop menggelar talkshow bertema Pintar Emosi - Hebat Sosialisasi - Anak Anti Bully! dengan pembicara Arman Harijanto MM BC (Parenting & Family Counselor) dan Josua Iwam Wahyudi (EQ Trainer & MBTI Coach). Bertindak sebagai host adalah Mami Top.
Acara digelar pada Sabtu (29/11/2025) sore. Talkshow yang digelar di tengah-tengah area pameran bahan bangunan dan perlengkapan rumah tersebut dimulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Sejumlah pengunjung terlihat tampak menyimak talkshow tersebut dengan seksama. Sesekali mereka tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepala tanda setuju dengan apa yang disampaikan pemateri.
Josua Iwan Wahyudi menyampaikan bahwa ada empat bentuk perundungan yang umum terjadi di masyarakat. Yang pertama adalah perundungan verbal (36,7 persen), perundungan fisik (27,1 % ), perundungan sosial (26,5 % ) dan cyberbullying (45 % ).
Contoh perundungan verbal adalah cat-calling (terutama kondisi fisik), mengejek nama orangtua/status social keluarga, body shaming, false roumour, dan sarkasme. Pelaku bullying ini seringkali menyembunyikan motif dengan alasan candaan/agar akrab.
Contoh perundungan fisik antara lain, memukul, menendang, mendorong, memalak (meminta uang secara paksa), merusak barang korban, dan memperbudak teman. Pelaku seringkali melakukan hal ini agar mendapatkan pengakuan sosial di kalangan teman.
Contoh perundungan sosial adalah dikucilkan, dijauhkan dengan/tanpa sebab, dan guilt tripping. Pelaku seringkali melakukan perundungan ini karena motif kesal atau balas dendam.
Sementara contoh cyberbullying antara lain harassment (pelecehan), flaming (pertengkaran daring, exclusion/isolation (pengucilan), doxxing (penyebaran data pribadi), dan pencemaran nama baik. Tidak ada motif tertentu dalam melakukan cyberbullying, karena sangat beragam bentuknya.
Terlibat Aktif
Sementara pemateri lain, Arman Harijanto, menyatakan bahwa orangtua juga harus terlibat aktif dalam perkembangan anak.
"Bukan semata-mata hanya kirim anaknya ke sekolah yang bagus, lalu selesai. Tapi orangtua juga harus ikut terlibat dalam perkembangan anak baik di sekolah maupun di rumah," katanya.
Orangtua, kata Arman, juga harus sensitive terhadap perubahan mood anak. "Jangan didiamkan. Ingat segala sesuatu yang didiamkan pasti terjadi penurunan," ucap lelaki berkacamata tersebut.
Selain, talkshow tersebut juga digelar talkshow lain dengan tema "Dari Tembok Sehat ke Keluarga Bahagia" yang digelar di hari yang sama pada pukul 17.10-18.00.
Sementara untuk hari Minggu 30 November 2025 pukul 15.30 WIb digelar talkshow bertema "Dari Rumah Jadi Cerita, Inspirasi Hunian Bahagia".
Hari Minggu kemarin merupakan hari terkahir gelaran Renoto Building Expo 2025 di Mini Atrium LG Mal Gandaria City.
Pameran Terbesar
| Penyelidikan Dugaan Perundungan di SMPN 19 Tangsel Berlanjut, Polisi Libatkan Ahli |
|
|---|
| Pembinaan Olahraga Jadi Program Unggulan Pemkot Tangerang untuk Tekan Kasus Bullying di Sekolah |
|
|---|
| Imbas Kasus Bullying SMPN 19, Disdikbud Tangsel Bakal Tambah CCTV hingga ke Ruang Kelas |
|
|---|
| Cegah Aksi Bullying di Sekolah, Disdik Kabupaten Tangerang Batasi Penggunaan Gadget untuk Pelajar |
|
|---|
| Dindikbud Klarifikasi dan Minta Maaf atas Insiden Pengusiran Wartawan di SMPN 19 Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Talkshow-Parenting-di-Renotop-Building-Expo-2025.jpg)