Berita Duka

Riwayat Penyakit Kang Mus Preman Pensiun Sebelum Meninggal, Sempat Divonis Usianya Tak Lama

Pemeran Preman Pensiun Epy Kusnandar disebutkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Cawang, Jakarta Timur.

Editor: Joko Supriyanto
Warta Kota/Arie Puji
Aktor Epy Kusnandar saat berbincang di Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2023). Epy Kusnandar ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba, Jumat (10/5/2024). Saat ditangkap, Epy Kusnandar diketahui sedang bersama Yogi Gamblez, rekannya sesama pemain sinetron. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Pemeran preman pensiun Epy Kusnadar meninggal dunia pada Senin 3 Desember 2025 di usai 61 tahun.

Epy Kusnandar disebutkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Cawang, Jakarta Timur.

Meski demikian belum ada berita resmi dari pihak keluarga terkait penyebab Epy Kusnandar dilakukan perawatan di Rumah Sakit hingga dikabarkan meninggal dunia pada pukul 14.24 WIB.

Namun dilansir Tribunnews.com, Epy Kusnandar sempat memiliki riwayat penyakit kanker otak.

Bahkan Epy Kusnandar sempat mendapat vonis dokter jika hidupnya hanya tinggal 4 bulan.

Hal ini sempat disampaikan pemeran Muslihat dalam sinetron Preman Pensiun. Namun, keajaiban melingkupinya.

Ia dinyatakan sembuh total dan kembali beraktivitas sebagai aktor.

Awalnya, ia muntah-muntah, demam tinggi, dan tekanan darahnya naik.

"Di dalam mobil itu seolah naik (permainan ayunan raksasa di taman hiburan) Kora-kora. Goyangannya sangat cepat," kenangnya.

"Saat matiin mesin, terasa saya masih begitu juga. Saya telepon, saya bilang kalau saya habis napas dan tiba-tiba ada di UGD rumah sakit di Cikini (Jakarta)," lanjutnya.

"Besoknya muntah lagi di rumah. Begitu seterusnya. Lalu, dibawa ke rumah sakit di kawasan Pasar Minggu dan rawat inap dua hari," kisahnya lagi.

Setelah menjalani pemeriksaan mendalam, Epy akhirnya divonis menderita tumor otak.

"Awalnya didiagnosa tipus. Tetapi, begitu di-CT scan di rumah sakit, ternyata ada tumor di otak dan harus segera dioperasi. Tapi, istri saya minta untuk saya pulang saja dan memilih pengobatan tanpa operasi," terang Epy.

Kala itu Epy merasa tak ada gunanya lagi berobat ke dokter.

Apalagi saat dokter menyebut peluang hidupnya tinggal 4 bulan lagi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved