Liga Champions

Real Madrid Dikalahkan Manchester City, Pemecatan Xabi Alonso Jadi Kenyataan?

Pasalnya sang pelatih dirumorkan akan dipecat Real Madrid bila kalah melawan Manchester City di Liga Champions

Editor: Joseph Wesly
Instagram/Foorbal Espana
DIPECAT MADRID- Pelatih Real Madrid Xabi Alonsi akan dipecat bila Real Madrid kalah melawan Manchester City di Liga Champions. Nahasnya Madrid kalah atas City dengan skor 1-2. Lantas apakah ancaman jadi kenyataan? 
Ringkasan Berita:
  • Manchester City menang 2-1 di Bernabeu, membalikkan keadaan lewat gol Nico O’Reilly dan penalti Erling Haaland setelah sempat tertinggal.
  • Real Madrid unggul lebih dulu melalui Rodrygo, namun City mengambil alih permainan dan memanfaatkan dua momen penting sebelum jeda.
  • Madrid gagal menyamakan skor di babak kedua, termasuk peluang Endrick yang membentur mistar pada menit ke-84.

 

TRIBUNTANGERANG.COM, MADRID- Pelatih Real Madrid Xabi Alonso sepertinya tidak akan lama lagi duduk di kursi kepalatihan.

Pasalnya sang pelatih dirumorkan akan dipecat Real Madrid bila kalah melawan Manchester City di Liga Champions.

Nahasnya, Real Madrid harus takluk di kandang sendiri saat menjamu Manchester City. Loc Blancos harus merakan kekalahan kembali.

Si putih takluk dengan skor 1-2. Sempat memimpin lewat Rodrygo. City membalas lewat gol Nico O'Reilly dan Haaland.

Lantas apakah apakah ancaman pemecatan akan terbukti? Kita tunggu saja.

Simpati Guardila untuk Alonso

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengirimkan simpati untuk Xabi Alonso yang mendapatkan ancaman pemecatan di Real Madrid.

Saat ini juru taktik asal Spanyol itu berada di ambang pemecatan usai El Real memetik sejumlah hasil mengecewakan di beberapa laga terakhir.

Bahkan, menurut laporan dari Marca, Alonso bakal dipecat jika sampai Real Madrid kalah melawan Man City.

Guardiola menyampaikan simpati yang mendalam atas ancaman pemecatan yang diterima mantan pemainnya di Bayern Muenchen itu.

Bagi pelatih berkepala plontos itu, Alonso bukan hanya mantan anak asuh atau rekan sejawat, melainkan sudah seperti keluarga.

"Saya bersimpati karena kami pernah bersama selama dua tahun, dan bersamanya merupakan pengalaman luar biasa," kata Guardiola dikutip BolaSport.com dari BBC dikutip dari BolaSport

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved