Polsek Ciputat Timur Jaga Ketat 3 Stasiun di Tangsel Cegah Pelajar Ikut Demo Hari Ini

Polsek Ciputat Timur mengantisipasi potensi keonaran yang melibatkan kelompok pelajar dengan melakukan penyekatan massa unjuk rasa ke DPR RI

TribunTangerang/Ikhwana Mutuah Mico
OJOL BOLEH AMBIL PENUMPANG- Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq. Pengemudi Ojek Online (Ojol) kini diperbolehkan mengangkut penumpang di area stasiun Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTATPolsek Ciputat Timur mengantisipasi potensi keonaran yang melibatkan kelompok pelajar dengan melakukan penyekatan massa unjuk rasa ke DPR RI di sejumlah titik strategis, Kamis (28/8/2025).

Kapolsek Ciputat Timur, Bambang Askar Sodiq mengungkapakan sebanyak 6 orang pelajar telah diamankan di Stasiun Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Personel Polsek, lanjut Bambang melakukan penjagaan ketat di tiga stasiun kereta yang berada di wilayah hukumnya, yaitu Stasiun Sudimara, Jurangmangu, dan Pondok Ranji.

"Kami melakukan penyekatan di tiga stasiun tersebut guna mencegah pergerakan massa pelajar menuju Jakarta. Hal ini kami lakukan sebagai bentuk mitigasi agar mereka tidak terprovokasi atau terlibat dalam aksi-aksi yang dapat memicu kericuhan," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2025).

Selain itu, Bambang mengatakan penyekatan juga dilakukan di jalan-jalan perlintasan menuju arah Jakarta, dengan pengamanan yang telah disiapkan secara menyeluruh.

Baca juga: Hendak Ikut Demo Buruh di Gedung DPR, 5 Pemuda Putus Sekolah Diamankan Polisi saat Menumpang Truk

Polsek Ciputat Timur, kata Bambang, menggandeng pihak sekolah sebagai bagian dari upaya preventif. Koordinasi telah dilakukan bersama kepala sekolah dan para guru dari tiga sekolah yang menjadi fokus pengawasan.

"Kami tidak ingin pelajar ini hanya ikut-ikutan tanpa tahu tujuan, apalagi jika akhirnya hanya membuat onar. Maka dari itu, pencegahan kami lakukan sedini mungkin," tambahnya.

Bambang mengungkapkan sebanyak 84 personel Polsek Ciputat Timur dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan penyekatan.

Menurut Bambang tindakan ini diambil sebagai langkah tegas untuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dari potensi gangguan yang bisa timbul akibat mobilisasi massa pelajar yang tidak bertanggung jawab.

"Ini dilakukan untuk pencegahan mengantisipasi terjadinya keonaran," pungkasnya. (m30)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved