Jumat, 12 Juni 2026

Longsor Terjang Rumah di Puri Pamulang, Musala dan Gazebo Hampir Ambruk

Satu rumah warga di Jalan Flamboyan Puri Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mengalami kerusakan akibat longsor.

Tayang:
TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico
LONGSOR - Susana Turap longsor di area tempat tinggal Mulyana, Pamulang, Tangsel, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Satu rumah warga di Jalan Flamboyan Puri Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mengalami kerusakan akibat longsor.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Pamulang dan sekitarnya, Selasa (29/9/2025).

Rumah seluas 100 meter persegi milik Mulyana (65) mengalami kerusakan serius di bagian halaman, termasuk musala, taman, dan gazebo yang biasa digunakan untuk berkumpul keluarga. 

Sejumlah bagian bangunan tampak ambruk dan retak. Bahkan, bagian bawah bangunan terlihat kopong tanpa penyangga tanah atau batuan yang memadai.

"Di pojok itu ada musala, bawahnya ternyata sudah kopong. Jadi harus dibenahi semua. Kerugiannya ada lebih dari Rp 100 juta," ujar Mulyana saat ditemui TribunTangerang.com, Pamulang, Tangsel, Selasa (30/9/2025).

Ia mengaku baru menyadari terjadinya longsor setelah warga berteriak memperingatkan. Saat itu, Mulyana sedang menonton televisi di dalam rumah sekitar pukul 15.30 WIB.

"Awalnya saya kira suara hujan saja, karena memang deras. Enggak lama orang-orang datang manggil 'nek, bangun nek!', dan mantu saya keluar, ternyata longsor," ucap Mulyana sambil mengenang kejadian.

Baca juga: Cerita Detik-Detik Longsor di Puri Pamulang Tangsel, Warga : Mirip Gempa

Untuk mencegah korban, keluarganya memasang tali rafia hitam sepanjang enam meter di sekitar lokasi longsor agar tidak ada warga, terutama anak-anak, yang melintas.

Setelah kejadian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, lanjut Mulyana, pihak Pemerintah Kota Tangerang Selatan langsung meninjau lokasi untuk melihat kondisi tanah yang longsor

Namun, menurut Mulyana, hingga kini belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan.

"Malamnya mereka datang buat lihat struktur tanahnya, tapi enggak sampai ke rumah. Cuma lihat kondisi tanahnya saja," ujar Mulyana.

Mulyana mengaku sudah diminta menyiapkan sejumlah dokumen, seperti Kartu Keluarga dan KTP, untuk keperluan administrasi pelaporan.

Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki kondisi tanah dan memperkuat pondasi di sekitar rumahnya agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Semoga bisa diperbaiki, diperkuat lagi pondasinya. Karena dulu rumah ini saya bangun sendiri, penyangganya juga saya buat sendiri, bukan dari pemerintah," pungkasnya. (m30)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved