SMK Budi Luhur Gelar Bluvocation Creative Festival 2025 di BXC, Karya Siswa Diputar di Bioskop 

Tidak banyak yang tahu bagaimana sebuah karya siswa SMK bisa menembus layar bioskop

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
(Instagram/@iskak_gary)/Ikhwana Mutuah Mico
BLUVOCATION CREATIVE FESTIVA- Bluvocation Creative Festival menampilka delapan film orisinil siswa SMK Budi Luhur di bioskop, sebagai wujud apresiasi dan pembuktian kreativitas siswa melalui Projek Kreatif Kewirausahaan. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, PONDOK AREN- Tidak banyak yang tahu bagaimana sebuah karya siswa SMK bisa menembus layar bioskop.

Namun di balik panggung Bluvocation Creative Festival, ada rangkaian proses panjang, kerja keras, dan kejutan-kejutan yang baru terbongkar.

Ketua Pelaksana, Cika Mutiara Rahmakinanti membuka cerita dengan senyum lebar. Ia mengungkapkan festival tahun ini sengaja dibuat lebih besar dari sebelumnya.

"Tahun pertama itu fokusnya internal, cuma apresiasi karya anak SMK Budi Luhur. Kalau yang sekarang, kita upscale, kita perbesar. Makanya namanya Bluvocation Creative Festival,” ujar Cika saat ditemui di Bintaro Jaya Exchange, Pondok Aren, Tangsel, Rabu (10/12/2025).

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Cika menegaskan pihaknya ingin lebih banyak orang melihat kreativitas siswa. 

Buktinya, ajang ini tidak hanya memutar film, tapi juga menggelar roadshow, workshop, hingga award ceremony di Cinema XXI Bintaro Xchange 2.

Lantas bagaimana delapan film itu dipilih?

“Sebenarnya karya ada banyak banget. Cuma yang tayang hari ini ada delapan. Karena memang itu yang baru diproduksi tahun ini,” ujar Cika.

Delapan film tersebut terdiri dari empat film animasi dan empat film fiksi, semuanya diproduksi oleh siswa. Tidak ada bantuan profesional dari luar.

“Iya, garapan anak-anak,” tegas Cika.

Cika membocorkan ada satu hal yang ternyata menjadi tantangan terbesar dan ini jarang diketahui publik.

“Tantangannya sebenarnya waktu ya. Kita mulai September atau Oktober untuk tayang di sini. Itu cuma beberapa bulan. Itu tantangan terbesar anak-anak,” ungkapnya.

Meski begitu, antusiasme siswa justru melonjak. Mereka bangga karena karya mereka tayang di bioskop sebuah pencapaian yang tak semua pelajar bisa rasakan. 

Bahkan, karena banyaknya permintaan, pihak sekolah menyiapkan penayangan sesi kedua di CGV Transmart.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved