Ciputat Dikepung Sampah, Warga 'Dicekik' Aroma Tak Sedap

Permasalahan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali menyeruak, seakan menjadi luka yang terus menganga

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joseph Wesly
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
SAMPAH MENUMPUK- Tumpukan sampah di delapan titik kawasan Ciputat selama tiga hari tidak terangkut, menimbulkan bau menyengat dan keluhan warga yang berharap Pemerintah Kota Tangsel segera menangani masalah tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Tumpukan sampah muncul di delapan titik wilayah Ciputat, dengan kondisi terparah di kolong Flyover Ciputat di mana sampah menggunung setinggi dua meter dan menimbulkan bau menyengat.
  • Warga mengeluhkan aroma sampah yang mengganggu, terutama di sekitar Masjid Agung Al Jihad dan Pasar Ciputat yang memiliki lima titik penumpukan berisi sayuran busuk, plastik, hingga sisa daging.
  • Penumpukan terjadi karena truk pengangkut sampah tidak beroperasi tiga hari terakhir, membuat sampah membusuk.

 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT- Permasalahan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali menyeruak, seakan menjadi luka yang terus menganga. 

Pantauan TribunTangerang.com, di beberapa sudut Ciputat, tumpukan sampah yang belum sempat dibereskan. 

Delapan titik terlihat menjadi tempat pelimpahan sampah warga, dengan kondisi terparah berada di kolong Flyover Ciputat sebuah ruang gelap yang kini dipenuhi plastik dan bau menguar.

Di kolong flyover, sampah menggunung hingga dua meter, melebar sekitar sepuluh meter di sepanjang trotoar. 

Meski tertata rapi dalam kantong-kantong plastik, barisan sampah itu tetap memancarkan bau menyengat dan aliran air kotor yang meresap ke jalan. 

“Yang pasang tali itu Pak RW, karena udah bau banget,” tutur Agus, pemilik warung nasi di sekitar lokasi, Ciputat, Tangsel, Kamis (11/12/2025).

Namun, meski garis pembatas telah terpasang, tangan-tangan tak bertanggung jawab masih saja melemparkan sampah dari kendaraan, menjadikan lokasi itu semakin berat menanggung beban kotanya.

Tak jauh dari sana, dua tumpukan sampah lain muncul tepat di depan Masjid Agung Al Jihad.

Warga Terganggu Aroma Sampah

Kantong-kantong plastik merah, hitam, dan putih tersusun seperti mosaik kelam, memancarkan aroma yang membuat para pengendara menutup hidung sambil melintas cepat.

"Luar biasa mengganggu, baunya menyengat banget,” keluh Wahyu, warga Ciputat.

Sementara itu, Pasar Ciputat memperlihatkan wajah yang lebih muram.

Lima titik tumpukan sampah dua di dalam kawasan pasar, tiga di sepanjang Jalan Aria Putra tampak berantakan. 

Sayuran layu, buah busuk, plastik bekas, hingga sisa-sisa daging bercampur jadi satu, menghadirkan bau menyengat dan laler yang beterbangan tanpa henti.

Truk Pengangkut Sampah Absen 3 Hari

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved