Bukan Kali Pertama, Tandon Ciater Serpong Lagi-lagi Menelan Korban Jiwa

Eka Lestaria Ningsih (38) ditemukan tewas setelah tenggelam di tandon yang memiliki kedalaman sekitar 7 meter, Senin (5/1/2026) dini hari.

Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
TANDON CIATER - Tandon Ciater di Serpong sudah dua kali memakan korban, warga diminta tetap waspada karena kedalamannya mencapai 7 meter, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG - Tandon Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan, kembali memakan korban. 

Eka Lestaria Ningsih (38) ditemukan tewas setelah tenggelam di tandon yang memiliki kedalaman sekitar 7 meter, Senin (5/1/2026) dini hari.

Ketua RT 10 RW 03, Edih Sanjaya, menegaskan peristiwa ini bukan yang pertama terjadi di lokasi tersebut. Sebelumnya, tandon yang sama juga pernah memakan korban.

“Ini bukan yang pertama. Sebelumnya juga pernah ada kejadian seperti ini. Makanya sebenarnya warga sudah sering diingatkan,” ujar Edih kepada TribunTangerang.com, Serpong, Tangsel, Senin (5/1/2026).

Eddy menjelaskan, tandon memiliki kedalaman yang cukup berisiko sehingga warga tidak diperbolehkan mandi, memancing, atau memasuki area tandon, terutama pada malam hari.

“Dalemnya sekitar tujuh meter. Kalau sudah nyebur, susah ditolong. Malam hari apalagi, sangat berbahaya,” tambahnya.

Pantauan di lokasi, tandon tampak sepi dan memiliki pagar dengan sepanduk peringatan yang melarang berbagai aktivitas berisiko. 

Edih mengimbau agar warga mematuhi aturan dan menjauhi area berbahaya ini demi keselamatan.

“Harapannya jangan ada lagi yang masuk ke situ. Ini murni musibah, tapi risikonya sudah jelas,” tutup Edih.

Baca juga: Breaking News: Seorang Wanita Tewas di Tandon Ciater Tangsel, Tenggelam di Kedalaman 7 Meter

Sebagai informasi, Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangerang Selatan, Dian, mengatakan korban bernama Eka Lestaria Ningsih (38) ditemukan oleh tim gabungan bersama warga sekitar pukul 00.50 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 00.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Dian.

Dian menjelaskan, proses pencarian melibatkan petugas gabungan dari BPBD Tangerang Selatan serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut. 

Usai dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, jenazah korban dipulangkan ke rumah duka pada Senin pagi.

“Sekitar pukul 07.15 WIB, jenazah korban dibawa pulang oleh keluarga dan ketua RT ke rumah duka di wilayah Bakti Jaya, Setu,” pungkasnya. (m30)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved