Masalah Sampah di Tangsel

Bawa Sampah ke Kantor Wali Kota Tangsel, Mahasiswa Gelar Kasur dan Bantal Saat Aksi

 Aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan diwarnai pemandangan Mahasiswa membentangkan kasur busa dan bantal

Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
AKSI DI PEMKOT TANGSEL -  Kasur busa berwarna merah dengan noda hitam tampak dibentangkan di atas tumpukan sampah, disertai beberapa bantal bermotif bunga. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico)   

Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan diwarnai pemandangan Mahasiswa membentangkan kasur busa dan bantal di atas serakan sampah, Ciputat, Kamis (8/1/2026).

Kasur beserta bantal sebagai simbol kritik terhadap persoalan pengelolaan sampah yang belum usai.

Pantauan TribunTangerang.com, puluhan mahasiswa masuk ke halaman kantor Wali Kota diikuti dua unit truk berwarna merah dan kuning yang membawa muatan sampah.

Setelah truk berada di dalam area halaman, mahasiswa mulai menurunkan sampah dari bak kendaraan.

Sampah yang berada di dalam kantong plastik atau kresek kemudian diambil dan dilemparkan ke halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan

Mahasiswa terlihat melemparkan sampah secara bergantian ke area halaman sebagai bagian dari aksi unjuk rasa.

Di atas tumpukan sampah yang berserakan, mahasiswa kemudian membentangkan kasur busa dan beberapa bantal.

Atribut tersebut diletakkan mencolok di tengah halaman, tepat menghadap ke gedung kantor wali kota, seolah menggambarkan persoalan sampah yang sudah menjadi bagian dari “keseharian” warga.

Selain itu, mahasiswa juga membentangkan spanduk yang dipasang menghadap ke arah gedung Kantor Wali Kota Tangerang Selatan.

“BEM UMJ Mendesak Pemkot Tangsel dalam Pengawasan Kami!” tertulis dalam spanduk tersebut, dikutip TribunTangerang.com, Kamis (8/1/2025).

Sampah-sampah yang dibuang diketahui sudah dalam kondisi busuk. Terlihat belatung pada beberapa kantong sampah yang terbuka, serta tercium aroma menyengat di sekitar lokasi aksi.

Bahkan, tampak limbah ayam yang sudah membusuk dikeluarkan dari dalam kantong plastik.

"Kasur ini kami bawa khusus untuk Pak Wali Kota sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Tangerang Selatan sudah sangat mengganggu kenyamanan warga,” ujar perwakilan mahasiswa sambil membentangkan kasur.

Baca juga: Sampah Busuk Dibongkar di Kantor Wali Kota Tangsel, Mahasiswa UMJ Ajukan 7 Tuntutan

Kasur tersebut berwarna merah dengan sejumlah noda hitam akibat diletakkan di atas tumpukan sampah. Selain itu, tampak beberapa bantal dengan sarung bermotif bunga

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved