4 Anak Korban Dugaan Pencabulan di Tangsel Dapat Pendampingan Psikologis
Selain proses hukum yang tengah berjalan di Polres Tangerang Selatan, pemulihan kondisi psikologis para korban menjadi perhatian utama.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan
TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico
TRIBUNTANGERANG.COM, SERPONG UTARA - Empat anak yang menjadi korban dugaan Pencabulan di wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, kini mendapatkan pendampingan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Tangerang Selatan.
Selain proses hukum yang tengah berjalan di Polres Tangerang Selatan, pemulihan kondisi psikologis para korban menjadi perhatian utama.
Kepala UPTD PPA Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto, memastikan pihaknya telah melakukan monitoring serta pendampingan terhadap korban sejak laporan diterima.
"Iya, sudah kita dampingi,” ujar Tri kepada TribunTangerang.com, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, hingga saat ini tercatat empat anak telah mendapatkan layanan pendampingan. Bentuk bantuan yang diberikan antara lain konseling awal guna membantu memulihkan kondisi psikologis korban.
“Konseling awal,” katanya singkat.
Sementara itu, kasus dugaan pelecehan seksual tersebut kini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan.
Laporan terkait peristiwa itu telah resmi teregister dengan Nomor: LP/B/410/8/2026/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya. Laporan dibuat pada 10 Februari 2026 pukul 10.29 WIB di Polres Tangerang Selatan.
Humas Polres Tangerang Selatan membenarkan proses penyelidikan saat ini sedang berjalan.
“Iya ada (laporan). Ditangani Unit PPA,” dalam keterangan tulis humas Polres Tangerang Selatan kepada TribunTangerang.com, Rabu (19/2/2026).
Sebagai informasi, seorang ibu berinisial H mengungkap dugaan pencabulan yang dialami anaknya di sebuah kontrakan di kawasan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten, Selasa (17/2/2026).
Korban dalam kasus ini empat anak yang masih di bawah umur, yakni berinisial A (11), I (5), M (3), serta satu anak lainnya yang merupakan anak tetangga.
Kasus baru diketahui H pada awal Februari 2026, setelah pihak sekolah memanggil dan menjelaskan kejadian yang melibatkan 2 anak.
H menuturkan, awalnya ia tidak menaruh curiga ketika anaknya mengeluh sakit pada bagian anus. Ia mengira keluhan tersebut disebabkan gangguan pencernaan biasa.
| Korban Pencabulan Oknum Guru Pramuka di Sukadiri Jadi 12 Anak, Pelaku Diduga Ancam Korban |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Tangsel, Tangerang dan Kota Tangerang Selasa 9 Juni 2026: Sebagian Cerah |
|
|---|
| SIM Keliling di Tangerang Selatan Selasa 9 Juni 2026, Ada 2 Lokasi |
|
|---|
| SPMB 2026/2027, Pemkot Tangsel Sediakan Kuota 9.976 Kursi Peserta Didik Baru Tingkat SMP |
|
|---|
| Samsat Keliling di Tangerang Senin 8 Juni 2026, Berikut Lokasinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/PPA-Polres-Tangsel.jpg)