Minggu, 12 April 2026

Pemkot Tangsel Siapkan Strategi Hadapi Dampak Konflik Global Pasca Lebaran

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mulai menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi potensi dampak konflik global pasca Lebaran

Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com
MALAM TAHUN BARU - Benyamin Davnie bersama rombongan meninjau langsung sejumlah posko pengamanan di wilayah Tangerang Selatan, (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mulai menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi potensi dampak konflik global pasca Lebaran 2026.

Ketegangan di kawasan Teluk Persia yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat dikhawatirkan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok akibat terganggunya pasokan minyak dunia.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemkot Tangsel berupaya menjaga stabilitas ekonomi dengan mempercepat belanja daerah serta menggencarkan berbagai program intervensi guna mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ancaman inflasi.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku, pihaknya terus mencermati perkembangan maupun potensi dampak yang timbul akibat perang tersebut.

Menurutnya, gejolak tersebut bisa berdampak pada kelangkaan minyak dan distribusi barang, sehingga berimbas pada inflasi di daerah.

"Memang saya mencermati bagaimana pengaruh perang Teluk terhadap perkembangan atau kenaikan beberapa harga pokok akibat kelangkaan minyak dan lain sebagainya,” ujar Benyamin, Kamis (26/3/2026).

Sebagai langkah antisipasi, lanjut Benyamin, Pemkot Tangsel mengandalkan percepatan belanja daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Ia menegaskan, seluruh belanja pemerintah daerah akan dikeluarkan secara tepat sasaran dan dalam waktu yang cepat.

“Kita tetap menjaga konsumsi dalam negeri. Artinya semua belanja-belanja pemerintah daerah ini dikeluarkan secara tepat dan pada waktu yang sangat cepat,” jelasnya.

Selain itu, kata Benyamin, Pemkot Tangsel juga telah melakukan intervensi sejak awal hingga pertengahan Ramadan melalui berbagai program sosial.

Di antaranya melalui kegiatan bazar dan intervensi harga yang digelar di tujuh kecamatan yang ada di Kota Tangerang Selatan.

"Terus kita juga lakukan penyaluran zakat, infak, dan sedekah oleh masjid-masjid di wilayah Tangsel. Dan itu semua sudah tersalur dengan baik," katanya.

"Ini cara kita untuk menghindari kenaikan inflasi, kenaikan harga, dan sebagainya," jelas Benyamin.

Ia menilai, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat pasca Lebaran.

“Ini salah satu strategi kita secara ekonomi dan sosial untuk mempertahankan daya beli masyarakat," tutup Benyamin.

(TribunBanten.com/Ade Feri)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Sumber: Tribun banten
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved