Kamis, 16 April 2026

Vaksinasi Covid19

Mayoritas Disuntik Sinovac, 86% Penduduk Indonesia Harus Divaksin Jika Ingin Herd Immunity Terbentuk

Menurutnya, herd immunity itu bisa tercapai melalui infeksi alamiah dan juga melalui vaksin.

Editor: Yaspen Martinus
TribunTangerang.com/Rizki Amana
Seorang tenaga vaksinator di SMPN 11, Serpong, Kota Tangsel sedang mengisi tabung alat suntik dengan vaksin jenis Sinovac 

TRIBUNTANGERANG, JAKARTA - Wakil Ketua Umum PB IDI Dr Slamet Budiarto mengusulkan pemerintah mengkaji ulang jumlah sasaran vaksinasi Covid-19, sebagai upaya membentuk kekebalan kelompok alias herd immunity.

Hal itu disampaikan dr Slamet dalam rapat dengar pendapat bersama komisi IX DPR, Rabu (25/8/2021).

"Kami mengusulkan untuk betul-betul mengkaji analisa yang mendalam terkait target vaksinasi kita 208 juta jiwa," ujar dr Slamet.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bareskrim Ciduk Muhammad Kece di Bali

Menurutnya, herd immunity itu bisa tercapai melalui infeksi alamiah dan juga melalui vaksin.

"Herd immunity dengan vaksin dipengaruhi oleh efikasi vaksin, dan jumlah penduduk yang sudah divaksin lengkap."

"Jadi dua ini menentukan terjadinya herd immunity," ungkapnya.

Baca juga: Demi Anak Istri, Warga Kampung Melayu Jakarta Ini Rela Kayuh Becak di Pasar Anyar Tangerang

Ia memaparkan, berdasarkan jurnal Internasional yang dikeluarkan oleh Australia, vaksin Covid-19 dengan efikasi 95 persen dalam mencapai herd immunity, membutuhkan minimal 63 persen populasi menjadi sasaran vaksin dosis lengkap.

Kemudian, vaksin dengan efikasi 90 persen, minimal populasi yang harus divaksin adalah 66 persen.

Jika efikasi vaksin 80 persen, minimal 75 persen populasi harus tervaksin.

Baca juga: DAFTAR Terbaru 53 Zona Merah Covid-19 di Indonesia: Jawa Menyusut, Jakarta Nihil

Kalau efikasi vaksin 70 persen, maka 86 persen populasi harus tervaksin

"Sampai kalau 50 persen efikasi, itu tidak pernah terbentuk herd immunity," terang dr Slamet.

Dr Slamet menyebut, jika saat ini kebutuhan vaksin di Indonesia lebih banyak menggunakan vaksin Sinovac yang memiliki efikasi 70 persen.

Baca juga: Indonesia Beli 55 Kulkas Khusus dari UNICEF untuk Simpan Vaksin Covid-19 Pfizer

Maka, setidaknya 86 persen populasi harus ikut vaksinasi.

"Sementara kita vaksin Sinovac adalah 70 persen (efikasi), berarti 86 persen jumlah penduduk harus dilakukan vaksinasi," jelasnya.

Selain menngusulkan revisi terkait jumlah sasaran vaksinasi di Indoensia, IDI juga meminta pemerintah menyiapkan planning lain jika sampai 208 juta masyarakat telah divaksin namun herd immunity belum juga tercapai.

Baca juga: BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Sputnik V Buatan Rusia, Efikasi Tembus 91 Persen

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved