Update Hari Ke-3, Begini Kondisi Napi Selamat dari Kebakaran Blok C2 Lapas Tangerang
Hingga hari ketiga setelah peristiwa nahas tersebut, narapidana yang menjadi korban meninggal dunia sebanyak 44 orang.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Lapas Klas I Tangerang mengalami kebakaran, tepatnya di Blok C2, pada Rabu(8/9/2021) pukul 01.45 dinihari lalu.
Hingga hari ketiga setelah peristiwa nahas tersebut, narapidana yang menjadi korban meninggal dunia sebanyak 44 orang.
Dari 44 korban tersebut, sebanyak 40 orang tewas ditempat, 1 orang tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, dan 3 orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit, karena mengalami luka bakar hingga 98 persen.
Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya
Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya
Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah
"Tiga orang narapidana yang meninggal yaitu Adam Maulana, dengan kondisi luka bakar sebanyak 98 persen, kemudian Hadiyanto dengan kondisi luka bakar sekitar 60 sampai 80 persen, dan terakhir ialah Timothy Jaya dengan luka bakar mencapai 80 persen," ujar Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSU Kabupaten Tangerang, dr. Hilwani, Jumat(10/9/2021).
Kemudian untuk warga binaan yang mengalami luka bakar berat hingga hari ini yaitu, sebanyak 7 pasien.
Dari ke tujuh orang pasien itu, sebanyak dua pasien dalam kondisi sadar penuh dan mampu berkomunikasi, satu orang pasien dengan kondisi relatif stabil, dan empat pasien lainnya, masih dalam kondisi kritis.
"Dua orang napi yang sudah itu sadar yaitu berinisal Y dan J. Secara keseluruhan, sudah ada tiga napi yang telah dioperasi di RSU Kabupaten Tangerang ini, yaitu berinisial N, H dan Y," jelas dr. Hilwani.
"Rencananya seluruh pasien akan dilakukan tindakan operasi Debridement. Untuk pasien yang belum di operasi, InsyaAllah hari Senin mendatang kita lakukan tindakan. Nantinya dalam seminggu akan dilakukan 2 kali operasi," katanya.
Selanjutnya, dari 31 napi mengalami luka ringan dalam musibah tersebut, kini hanya tersisa 5 orang warga binaan saja, yang masih melakukan perawatan di klinik yang berada di dalam Lapas Klas I Tangerang.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Apriyanti menerangkan, lima orang narapidana itu, saat ini sedang dalam proses pemulihan luka bakar ringan, seperti terkena serpihan kaca dan api yang jatuh dari atap saat kejadian.
"Saat ini di klinik dalam lapas, sudah tidak ada lagi yg mengalami luka berat, sisanya tinggal 5 orang saja yang mengalami luka ringan," terang Rika kepada awak media di halaman Lapas Klas I Tangerang.
Baca juga: Bagaimana Nasib Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jawa-Madura-Bali yang Belum Vaksin? Ini Solusinya
Baca juga: VIRAL, Ojol Antar Pesanan Obat Naik Sepeda Sejauh 15 Km karena Tak Punya Motor, Begini Kisahnya
Baca juga: Lokasi Tes PCR di Tangerang Selatan yang Sudah Sesuai Harga Keputusan Pemerintah
"Jadi untuk korban yang sudah pulih lainnya, sudah kembali ke blok lain di luar blok C2, yaitu blok A, B, D dan blok E," paparnya.
Untuk Bangunan Blok C2, lanjut Rika, sejak kemarin sudah mulai direnovasi, pasca terjadinya kebakaran.
"Sudah direnovasi dari kemarin oleh salah satu dari tim yang dibentuk Kemenkumham, yaitu tim pemulihan," ucapnya.
"Renovasi dilakukan, sambil tim dari kepolisian juga memang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran," tutup Rika Apriyanti. (m28)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kepala-Bagian-Humas-dan-Protokol-Direktorat-Jenderal-Pemasyarakatan-Rika-Apriyanti.jpg)