Jumat, 10 April 2026

Seleb

Prilly Latuconsina Sadar Hidup Tidak Seindah Negeri Dongeng, Pernikahan Bukan Solusi Hidup

Prilly Latuconsina mengakui bahwa dirinya selalu diajarkan oleh orangtuanya mengenai kehidupan yang akan dijalaninya tak seindah negeri dongeng.

Tribunnews Herudin
Prilly Latuconsina menyadari pentingnya bekal ilmu dan pendidkan yang ditanamkan orangtuanya 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Bekal ilmu dan pendidikan dari orang tua membuat Prilly Latuconsina punya bekal kehidupan yang tak melulu mementingkan masalah asmara.

Prilly Latuconsina mengakui bahwa dirinya selalu diajarkan oleh orangtuanya mengenai kehidupan yang akan dijalaninya tak seindah negeri dongeng.

"Orangtua aku selalu mengajarkan bahwa hidup ini bukan negeri dongeng, yang dimana kita bisa happy nikah sama pangeran," kata Prilly Latuconsina ketika ditemui TribunTangerang.com di kawasan Jakarta, belum lama ini.

Setelah menyelami semua ilmu dan ajaran dari orang tua, wanita 24 tahun itu merasa bahwa di dunia nyata tidak pernah ada seorang pangeran sedikit pun.

"Yang kedua, kita engga mungkin happy cuma menikah doang. Itu yang aku terapin selama ini," ucapnya.

Baca juga: Prilly Latuconsina Garap Film Terbaru Berjudul Kukira Kau Rumah Bukan sebagai Bintang Film

Dengan pemikiran seperti itu lah, wanita kelahiran Tangerang, 15 Oktober 1996 itu harus mampu menjadi perempuan yang kuat dalam menjalani hidup dan kariernya di dunia entertain.

"Jadi kita harus jadi perempuan yang kuat, punya pegangan, karier untuk bisa bertahan hidup. Kita gak bisa bergantung sama orang lain dan manusia. Cuma Tuhan yang bisa kita bergantung," jelasnya.

Kendati demikian, dalam menggantungkan hidupnya kepada sang pencipta, bintang film Danur dan pesinetron Ganteng Ganteng Serigala, juga harus berusaha untuk menjadi perempuan yang kuat.

"Kita kan harus ada ikhtiar, supaya bisa menjadi orang yang kuat dalam menjalani tantangan hidup," ungkapnya.

Karena hal itu lah, Prilly Latuconsina dianggap menjadi salah satu artis muda yang sukses dan mandiri, karena berusaha menjadi perempuan yang kuat tanpa mengedepankan masalah asmara.

"Itu lah yang membuat aku menjadi perempuan yang seperti sekarang, gak menye menye, gak melihat pacaran atau pernikahan sebagai solusi hidup. Solusinya kita harus kuat sendiri," ujar Prilly Latuconsina

Baca juga: Prilly Latuconsina Raih Nilai A dan Cum Laude : Alhamdulillah Terbayar dengan Baik

Terapkan batasan 

Prilly Latuconsina selalu menerapkan sebuah batasan-batasan dan juga nilai yang terkandung dalam sebuah norma, ketika ia sedang menjalin kisah asmara dengan kekasihnya.

Pasalnya, Prilly Latuconsina menyadari hidup dalam sebuah adat ketimuran yang harus mematuhi segala aturan dan memaknai nilai-nilai kehidupan yang ada di aturan tersebut.

"Penting untuk kita membentengi diri mencegah kita ke hal yang gak baik lah, dengan cara batasan itu. Ya bagi aku, batasan seperti itu wajar aja," kata Prilly Latuconsina ketika ditemui di kawasan Jakarta, belum lama ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved