Selasa, 2 Juni 2026

Berita Tangerang

Pemkab Tangerang akan Bangun Rumah Berskala Besar di Bagian Selatan dan Utara

Prosesi pembangunan tahap 1 pun tengah digodok secara matang. Langkah pertama yang dilakukan yaitu dengan melakukan pembebasan lahan

Tayang:
Penulis: AndikaPanduwinata | Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
Ilustarasi -- Pemkab Tangerang akan bangun proyek rumah murah bersama Kementerian PUPR 

"Kami juga bangun pasar, rumah ibadah, serta tandon," jelasnya.

Transportasi pun semakin terintegrasi dengan tersambung akses ke Jalan Maja Lebak. Nantinya pihaknya Pemerintah Provinsi Banten yang bertanggung jawab untuk kualitas infrastruktur jalannya.

"Akses Kereta Api juga semakin dekat dari Stasiun Cikoya dan Tigaraksa," kata Taufik.

Taufik memaparkan untuk angkutan umum dalam jangka panjang akan dibuat trayeknya. Sehingga mempermudah mobilitas masyarakat.

"Begitu juga dengan ketersediaan air bersih. BUMD yakni Perumdam TKR (Tirta Kerta Raharja) sudah memiliki IPA (instalasi pengelolaan air) di Solear. Jadinya bisa untuk sambungan atau pelanggan baru di tempat itu," ungkapnya.

"Kapasitas airnya juga ditingkatkan dari Waduk Karian. Program ini kita minta alokasi airnya bisa membeli atau dikelola," sambungnya.

Unit Rumah Murah

Akses jalan baru juga dibangun dalam mega proyek ini. Bahkan dalam tahap saja pemerintah membangun Jalan Tembus ke arah Cikoya.

Selain itu dalam pembangunan perumahan skala besar terlebih dulu dibuat tandon. Hal itu dibangun untuk pengendali banjir. 

Taufik mengungkapkan dengan terintegrasinya pembangunan ini masyarakat bisa lebih nyaman. Mereka mendapatkan unit rumah yang murah namun berkualitas secara keseluruhannya.

"Dari pengembang mereka berkomitmen menjual unit rumah dengan harga terjangkau kepada masyarakat," ujar Taufik.

Warga pun diberikan subsidi dalam proses pembelian unit rumah itu. Masyarakat yang berminat bisa mencicil dalam jangka puluhan tahun dengan harga terjangkau.

"Unit rumah bangunannya 30 meter persegi dan luas tanahnya 60 meter persegi. Di dalamnya ada 2 kamar," ucapnya.

Masyarakat pun tak harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membelinya. Sebab hal ini sudah diperhitungkan secara seksama dari pengembang mau pun pemerintah.

"Per unit rumahnya harganya Rp. 164 juta," beber Taufik.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved