Jumat, 15 Mei 2026

Kesehatan

6 Khasiat dan Kegunaan Daun Pepaya Termasuk Bikin Kulit Cantik dan Sehat

Buah dan daun pepaya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Bahkan, daun pepaya bisa membuat penampilan menjadi menarik.

Tayang:
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
Healthline
Pohon pepaya menjadi pohon yang populer dibudidayakan di dunia. Pohon asal Meksiko ini kaya manfaat, bukan hanya untuk kesehatan tubuh, tetapi daun pepaya juga untuk kecantikan kulit dan rambut. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Saat ini, pepaya menjadi salah satu tanaman paling populer dibudidayakan di dunia.

Buah, biji, dan daunnya sering digunakan dalam berbagai praktik kuliner dan pengobatan tradisional.

Daun pepaya mengandung senyawa tanaman unik telah menunjukkan potensi farmakologis yang luas dalam penelitian.

Meskipun penelitian pada manusia masih kurang, daun pepaya dalam bentuk ekstrak, tablet, dan jus, sering digunakan untuk mengobati penyakit dan meningkatkan kesehatan.

Berikut 6  manfaat dan kegunaan daun pepaya :

1. Mengatasi demam berdarah

Salah satu manfaat obat paling menonjol dari daun pepaya potensinya mengobati gejala tertentu berhubungan dengan demam berdarah.

Demam berdarah, penyakit yang ditularkan nyamuk ke manusia.

Gejalanya mirip flu, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, mual, muntah, dan ruam kulit.

Kasus parah juga dapat mengakibatkan penurunan kadar trombosit dalam darah.

Tingkat trombosit rendah dapat menyebabkan peningkatan risiko perdarahan dan berpotensi fatal jika tidak diobati.

Meskipun saat ini tidak ada obat untuk demam berdarah, ada beragam perawatan untuk mengelola gejalanya – salah satunya memakai daun pepaya.

Tiga penelitian pada manusia yang melibatkan ratusan orang dengan demam berdarah membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan meningkatkan kadar trombosit darah.

Terlebih lagi, terapi daun pepaya memiliki efek samping sedikit dan ternyata jauh lebih hemat biaya daripada perawatan konvensional.

Baca juga: Ingin Bebas dari Ketakutan? Nonton Film Horor Meningkatkan Kesehatan Mental

2. Meningkatkan gula darah seimbang

Daun pepaya sering digunakan dalam pengobatan tradisional Meksiko.

Sayuran hijau itu sebagai terapi alami untuk mengobati diabetes dan meningkatkan kontrol gula darah.

Studi pada tikus dengan diabetes telah menemukan ekstrak daun pepaya memiliki antioksidan kuat dan efek penurun gula darah.

Hal itu dikaitkan dengan kemampuan daun pepaya untuk melindungi sel-sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa efek sama atau serupa dapat terjadi pada manusia.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah daun pepaya dapat digunakan untuk membantu mengelola kadar gula darah tinggi pada manusia.

3. Mendukung fungsi pencernaan

Teh dan ekstrak daun pepaya sering digunakan sebagai terapi alternatif untuk meringankan gejala pencernaan tidak nyaman, seperti gas, kembung, dan mulas.

Daun pepaya mengandung serat — nutrisi yang mendukung fungsi pencernaan sehat — dan senyawa unik disebut papain.

Papain terkenal karena kemampuannya memecah protein besar menjadi protein dan asam amino yang lebih kecil dan lebih mudah dicerna.

Bahkan daun pepaya juga digunakan sebagai pelunak daging dalam praktik kuliner.

Studi menemukan bahwa penggunaan tambahan bubuk papain bersumber dari buah pepaya mengurangi gejala pencernaan negatif.

Seperti sembelit dan mulas pada orang dengan sindrom iritasi usus (IBS).

Tidak ada penelitian ilmiah yang secara khusus mengevaluasi kemampuan daun pepaya untuk mengobati jenis gangguan pencernaan serupa.

Sebagian besar bukti yang mendukung penggunaannya untuk tujuan ini terbatas pada laporan anekdot.

Belum ada jaminan akan meningkatkan fungsi pencernaan Anda.

Baca juga: Kopi Kunyit Meningkatkan Kesehatan Tubuh Anda, Simak Cara Membuat Minuman Ini

4. Efek anti-inflamasi

Daun pepaya sering digunakan untuk mengobati berbagai kondisi peradangan internal dan eksternal, termasuk ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi.

Daun pepaya mengandung berbagai nutrisi dan senyawa tanaman berpotensi anti-inflamasi, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E.

Satu studi menemukan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan mengurangi peradangan dan pembengkakan pada kaki tikus yang menderita radang sendi.

Namun, tidak ada penelitian pada manusia yang mengonfirmasi hasil ini.

Jadi, pada titik ini, bukti ilmiah tidak cukup untuk menentukan apakah daun pepaya dapat mengobati peradangan akut atau kronis pada manusia.

5. Menyuburkan rambut

Masker dan jus daun pepaya sering digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala.

Tetapi bukti untuk mendukung kemanjurannya masih sangat terbatas.

Penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres oksidatif tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Makan makanan kaya antioksidan dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan selanjutnya meningkatkan pertumbuhan rambut.

Daun pepaya mengandung senyawa dengan sifat antioksidan, seperti flavonoid dan vitamin E.

Penggunaan daun pepaya untuk meningkatkan pertumbuhan rambut karena kaya antioksidan.

Namun, tidak ada bukti signifikan bahwa aplikasi topikal daun pepaya dapat bermanfaat bagi proses pertumbuhan rambut.

Jenis ketombe tertentu disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang disebut Malassezia, yang dapat menghambat pertumbuhan rambut.

Daun pepaya telah menunjukkan memiliki sifat antijamur dalam penelitian tabung reaksi.

Dari penelitian itu, daun pepaya sering dianggap membantu kesehatan rambut dan kulit kepala karena menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe.

Namun, daun pepaya belum diuji secara khusus terhadap Malassezia.

Jadi tidak ada jaminan daun pepaya akan memiliki efek menguntungkan.

6. Membuat kulit sehat

Daun pepaya sering dikonsumsi langsung atau dioleskan sebagai cara untuk menjaga kulit tetap lembut, bersih, dan tampak awet muda.

Enzim pelarut protein dalam daun pepaya atau papain dapat digunakan secara topikal sebagai exfoliant untuk mengangkat sel kulit mati.

Penggunaan daun pepaya berpotensi mengurangi terjadinya pori-pori tersumbat, rambut tumbuh ke dalam, dan jerawat.

Selain itu, enzim daun pepaya telah digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka.

Penelitian menemukan bahwa enzim tersebut meminimalkan munculnya jaringan parut pada kelinci.(Healthline)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved