Minggu, 26 April 2026

Seleb

Main Film Akhirat: Love Story, Adipati Dolken Perbanyak Diskusi agar Bisa Berfantasi

Adipati menjelaskan, film terbarunya ini menceritakan dua pasangan yang memiliki konflik yang umum ditemukan, seperti hubungan dengan perbedaan agama.

Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Ikhwana Mutuah Mico
Adipati Dolken, ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNTANGERANG.COM, KEBAYORAN LAMA - Adipati Dolken kali ini membintangi film Fantasi Romance pertama di Indonesia. Dia berperan sebagai Timur di film Akhirat: Love Story.

"Main film fantasi romance pertama di Indonesia, kita aman untuk bilang seperti itu karena kenyataannya seperti itu," ujar Adipati Dolken saat ditemui dikawasan Kebayoran Lama, Jaksel, (19/11/2021).

Adipati menjelaskan, film terbarunya ini menceritakan dua pasangan yang memiliki konflik yang umum ditemukan, seperti hubungan dengan perbedaan agama.

Bagaimana di dalam perannya tersebut dirinya harus bisa meyakinkan orangtua keduanya agar bisa disetujui dari banyaknya perbedaan yang ada.

Adipati menambahkan, film ini juga berkaitan dengan banyaknya pertanyaan, apakah nantinya pasangan seperti ini di kehidupan akhirat akan berada di tempat yang sama.

Pembicaraan akhirat menurutnya adalah kesulitan yang paling dirasakan saat bermain di film ini. Kesulitannya ini diatasi dengan banyak berdiskusi dengan sang sutradara.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak

Bermain di film fantasi dan membuka pikiran untuk berfantasi menjadi salah satu kesulitan yang dirasakannya, hal ini karena dirinya belum pernah membintangi film seperti ini.

"Kita diskusi panjang gimana kita bisa pakemin semuanya menjadi satu dimensi, satu dunia yang orang bisa nikmati namun harus tetep masuk akal," terangnya.

Tak pernah melihat dunia dimensi, menjadi jawaban betapa sulitnya membangun sebuah dunia tersebut agar bisa dimengerti. 

Sebelumnya Adipati juga menceritakan bahwa proses syuting film ini bahkan sempat pending karena PSBB di masa pandemi Covid-19, namun akhirnya film ini bisa tayang di akhir tahun ini.

"Proses film dari 2020 April, jadi kurang lebih bersih hampir dua tahun, ya hampir setahun setengah lah," jelas Adipati.

Dengan kerja kerasnya ini, Adipati berharap agar masyarakat mau kembali untuk datang ke Bioskop untuk menyaksikan film terbarunya ini. 

Film ini direncanakan akan tayang pada 2 Desember di seluruh Bioskop Indonesia. (M30)

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved