Selasa, 28 April 2026

Tangerang Raya

Wisata Edukasi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Panen Kacang Panjang

Kepala DLH Kota Tangerang, Tihar Sopian menjelaskan kali ini Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilo kacang panjang.

Tayang:
Penulis: AndikaPanduwinata | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bagi-bagi hasil panen sayur kacang panjang dari lokasi Wisata Edukasi DLH, Jumat (19/11/2021).  

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Banyak cara yang dilakukan masyarakat hingga jajaran OPD Pemkot Tangerang dalam memaknai hari Jumat Berkah.

Seperti yang terlihat dari semangat Jumat Barokah yang dilakukan pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan bagi-bagi hasil panen sayur kacang panjang dari lokasi Wisata Edukasi DLH, Jumat (19/11/2021). 

Kepala DLH Kota Tangerang, Tihar Sopian menjelaskan kali ini Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilo kacang panjang.

Dipanen langsung oleh para pegawai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

“Dalam rangka memanfaatkan lahan kantor untuk peningkatan ketahanan pangan selama masa pandemi Covid-19, DLH Kota Tangerang melakukan panen kacang panjang di Wisata Edukasi. Kegiatan panen ini, juga kita jadikan momen kebersamaan antar pegawai di tengah lahan hijau,” ungkap Tihar. 

Ia pun menjelaskan, hasil panen kali ini dibagikan oleh warga sekitar Kantor DLH. Mulai dari pedagang atau warung hingga mereka para penghuni kontrakan.

“Setidaknya, kebahagiaan memanen kacang panjang hari ini, dapat dirasakan juga oleh warga sekitar, dengan bisa memasak sayur kacang panjang untuk sajian meja makan mereka hari ini,” ucapnya.

Lanjutnya, Wisata Edukasi DLH merupakan lokasi belajar untuk menanam, membudidaya hingga mengolah sampah organik.

Baca juga: Melihat Efek Samping, Respons Antibodi, dan Efikasi Vaksin Zifivax yang telah Mendapatkan Izin BPOM

Baca juga: TAK LAGI REPOT! Begini Cara Cetak KK, Akta Kelahiran, dan Kependudukan Secara Mandiri

Baca juga: ALHAMDULILLAH, Saudi Arabia Kembali Buka Umrah untuk Jemaah Indonesia, Simak

Bercocok tanam dimulai dari pembibitan menggunakan media pipa bekas saluran air. Selain itu ada juga pembibitan lele maipun magoot.

“Dengan adanya taman wisata edukasi ini diharapkan masyarakat dapat mengembangkan Program Kampung Iklim di lingkungan rumahnya masing-masing. Di sisi lain, hasil budidayanya juga bisa dinikmati masyarakat umum,” ujar Tihar. (dik)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved