Breaking News:

Libur Nataru

Langkah Pemkab Tangerang saat Libur Natal dan Tahun Baru Mendatang

Pemkab Tangerang khawatir terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19  saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

istimewa
Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang, Pemkab Tangerang menerapkan PPKM level 3. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA -  Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. 

Pasalnya, saat Natal dan Tahun Baru nanti masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pemkab Tangerang khawatir terjadi gelombang ketiga penyebaran virus corona atau Covid-19  saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Maka dari itu dalam waktu dekat ini kami akan menggelar rapat dalam membahas terkait Nataru ini," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid kepada Tribuntangerang.com, Selasa (23/11/2021).

Maesyal Rasyid  menjelaskan, dalam rapat tersebut pihaknya turut mengundang unsur Forkompinda mulai dari Polri, TNI, dan instansi lainnya.

"Dari rapat tersebut nantinya ditentukan langsung seperti apa mekanisme yang diterapkan di lapangan," ucapnya.

Baca juga: Libur Natal Tahun Baru Pemerintah akan Terapkan PPKM Level 3 di Seluruh Indonesia

Baca juga: Kemenhub Sedang Susun Aturan Perjalanan Penumpang Jelang Libur Natal Tahun Baru

Prosesi pembahasan itu dipimpin langsung Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Dia mengatakan, saat libur Natal dan Tahun Baru, Kabupaten Tangerang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

"Ini dari pemerintah pusat semua daerah PPKM level 3 saat Nataru," kata Sekda Kabupaten Tangerang.

Berbagai pembatasan pun akan dilaksanakan. Begitu juga dengan larangan mudik bagi para pegawi negeri sipil. 

"ASN Pemkab Tangerang juga tidak diizinkan untuk mudik, kalau yang melanggar maka kena sanksi," kata pria yang akrab disapa Rudi ini.

Sejumlah terminal di Kabupaten Tangerang tak luput dari perhatian pemerintah setempat. Hal itu mengacu pada mobilitas masyarakat yang hendak pulang ke kampung halamannya.

"Dalam pengawasan ketat oleh Dishub dan Satpol PP di terminal maupun tempat keramaian lainnya," kata Maesyal Rasyid.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved