Breaking News:

Usai Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru, Menyisakan 29 Ton Sampah di Kota Tangsel 

Yudha menuturkan volume sampah yang dihasilkan masyarakat pada momentum pergantian tahun itu terbilang menurun. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rizki Amana
(Ilustrasi) Sejumlah alat berat sedang beroperasi di tengah gunungan sampah di TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangsel. 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIPUTAT - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan (DLH Kota Tangsel) mencatat puluhan ton sampah dihasilkan pasca perayaan malam pergantian tahun baru. 

Kabid Persampahan DLH Tangsel, Rastra Yudhatama mengatakan pihaknya mendapati angka tersebut usai melakukan pembuangan sampah ke TPA Cipeucang. 

"Volume sampah masuk hanya kisaran kurang lebih 29 ton," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Sabtu (1/1/2022).

Yudha menuturkan volume sampah yang dihasilkan masyarakat pada momentum pergantian tahun itu terbilang menurun. 

Pasalnya, volume sampah yang dihasilkan pada setiap harinya dapat mencapai ratusan ton. 

"Berbeda dengan volume sampah pada hari besar lainnya seperti Hari Raya Beragama. Menurut laporan yang saya terima dari jembatan timbang, volume sampah masuk hanya kisaran kurang lebih 29 ton dari rata-rata harian volume sampah masuk kurang lebih 400 ton per hari," ucapnya.

Yudha menjelaskan penurunan volume sampah tersebut juga didasari kesadaran masyarakat Kota Tangsel. 

Menurutnya tak dapat masyarakat Kota Tangsel yang merayakan malam pergantian tahun baru mengingat larangan dari pemerintah. 

"Hal ini disebabkan, warga masyarakat yang merayakan pergantian tahun tidak seperti tahun tahun sebelumnya. Dikarenakan masih dengan efek pandemi dan penerapan protokol kesehatan dari Pemerintah Kota Tangsel terkait keramaian dan sebagainya," jelasnya. 

Kendati demikian, Yudha mengaku pihaknya masih bakal memonitoring pembuangan sampah di TPA Cipeucang pasca perayaan malam pergantian tahun. 

"Masih kami pantau volume sampah timbulan setelah pergantian tahun ditanggal 2-3 Januari 2022. Karena bisa jadi masih ada yang mengendap di rumah warga masing-masing," pungkasnya. (m23) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved