Breaking News:

Jalani Sidang Perdana, Dokter Muda yang Bakar Rumah Kekasihnya, Diancam Penjara Seumur Hidup

Pada persidangan itu terungkap bahwa Merry melakukan kejahatan dengan membakar kediaman kekasihnya dengan sengaja dan terencana.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Mohamad Yusuf
Dinas Damkar
(Ilustrasi) Merry Anastasia (30) seorang dokter yang menjadi tersangka atas kasus terbakarnya bengkel kekasihnya di kawasan Pasar Malabar, Tangerang, menjalani sidang perdana hari ini, Selasa (4/1/2022). Dalam kasus tersebut mengakibatkan tiga orang tewas. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Merry Anastasia (30) seorang dokter yang menjadi tersangka atas kasus terbakarnya bengkel kekasihnya di kawasan Pasar Malabar, Tangerang, menjalani sidang perdana hari ini, Selasa (4/1/2022).

Dalam kasus tersebut mengakibatkan tiga orang tewas.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kota Tangerang tersebut, digelar dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang.

Melalui pantauan Wartakotalive.com, sidang tersebut selenggarakan di ruang 6 Pengadilan Negeri Kota Tangerang, dengan dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Yuliarti dan Anggota Tugiyanto dan Ferdinan Markus.

Pada persidangan itu terungkap bahwa Merry melakukan kejahatan dengan membakar kediaman kekasihnya dengan sengaja dan terencana.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) persidangan itu, Oktaviandi Samsurizal mengatakan, Merry tega melakukan aksinya itu, lantaran kecewa ditolak menikah dengan sang kekasih.

Pasalnya dirinya tengah mengandung seorang anak dari hubungan dengan kekasihnya yang bernama Lionardo.

"Terdakwa Merry Anastasia dengan secara sengaja dan terencana melakukan tindakan pidana dengan melakukan pembakaran terhadap rumah yang dijadikan bengkel oleh keluarga Lionardo," ujar Oktaviandi Samsurizal dalam persidangan, Selasa (4/1/2022).

"Sehingga yang bersangkutan dengan keji membakar bengkel tempat tinggal kekasihnya itu yang membuat kekasihnya Lionardo, dan kedua orangtuanya Edi dan Lilis harus meregang nyawa akibat terjebak didalam rumahnya yang telah terbakar," imbuhnya.

Oktaviandi menjelaskan, Merry sengaja melakukan aksi pembakaran itu dengan merencanakan membeli dua buah plastik bensin eceran yang menjadi penyebab terbakarnya rumah sekaligus bengkel milik Lionardi dan orangtua.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved