Breaking News:

Sebelum Ditembak Mati, Dua Bandar Narkoba Tabrak Sejumlah Pengendara di Permata Pamulang

Insiden penangkapan disertai tindakan tegas terukur oleh pihak Direktorat Reserse Narkoba PMJ itu terjadi pada Selasa, 4 Januari 2022 petang.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Mohamad Yusuf
Tribunnews
Ilustrasi - Satu dari dua orang bandar narkotika terpaksa ditembak mati pihak Polda Metro Jaya (PMJ) saat aksi penangkapan di Jalan Puspiptek Raya kawasan Permata Pamulang, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).  

TRIBUNTANGERANG.COM, SETU - Satu dari dua orang bandar narkotika terpaksa ditembak mati pihak Polda Metro Jaya (PMJ) saat aksi penangkapan di Jalan Puspiptek Raya kawasan Permata Pamulang, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Insiden penangkapan disertai tindakan tegas terukur oleh pihak Direktorat Reserse Narkoba PMJ itu terjadi pada Selasa, 4 Januari 2022 petang. 

Direktur Reserse Narkoba PMJ, Kombes Pol Mukti Juharsa mengatakan penembakan tersebut dilakukan usai sang bandar lari dari pengejaran yang dilakukan pihaknya. 

"Tadi anggota konfirmasi bahwa akan ada penindakan transaksi narkotika di daerah Pamulang. Tadi diikuti oleh anggota dia lari terus, akhirnya anggota melumpuhakn dengan menembak," katanya saat ditemui di lokasi, Setu, Kota Tangsel, Selasa (4/1/2022).

Mukti menjelaskan sebelum penambakan berlangsung, pihaknya sempat melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang menggunakan mobil mini sedan tersebut dari arah kawasan Permata Pamulang

Sesampainya tepat di persimpangan Permata Pamulang, pelaku justru semakin memacu mobilnya dengan kencang. 

Alih-alih dapat melarikan diri dari kejaran polisi, pelakh justru menabrak sejumlah pengguna jalan yang sedang melintas. 

"Dia menabrak motor jatuh kaki tergilas, setelah tabrak motor, dia tabrak mobil, mobilnya hancur di belakang terus nabrak satu mobil lagi suzuki. Jadi satu motor dua mobil ditabrak dia," ungkapnya. 

Alhasil pihak kepolisian pun melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua pelaku tersebut yang masing-masing berinisial HS dan AU. 

"Dua orang, satu HS meninggal dunia di jalan, satu UA luka di kaki," pungkasnya.

Adapun barang bukti yang didapat dari hasil penanganan tersebut berupa narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram. (m23) 

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved