Virus Corona
Ahmad Riza Patria Pastikan DKI Jakarta Sudah Terapkan Micro Lockdown
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan bahwa DKI Jakarta sudah melakukan micro lockdown.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan bahwa DKI Jakarta sudah melakukan micro lockdown.
Micro lockdown dilakukan di DKI Jakarta, kata Ajmad Riza Patria, karena lima wilayah di DKI Jakarta zona merah Covid-19 varian Omicron.
Penerapan micro lockdown itu dilakukan untuk mencegah penyebaran varian Omicron lebih luas.
"Ya, salah satu penanganannya kan di micro lockdown," ucap Ariza--sapaan Ahmad Riza Patria, di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (20/1/2022).
Politisi dari partai Gerindra itu menjelaskan bahwa selama micro lockdown, Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui puskesmas telah melakukan pelacakan kepada warga sekitar.
"Semua aturan sudah dilaksanakan, tinggal kami pastikan patuhi dan taat pada aturan, ketentuan, dan perintah yang sudah disampaikan," ujarnya lagi.
Baca juga: 6 Warga Kebon Jeruk Jakarta Barat Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron Dirujuk ke Wisma Atlet
Baca juga: Anies Didesak Hapus Ganjil Genap Terkait Merebaknya Omicron, Wagub DKI Ariza: Akan Dipertimbangkan
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak lima kecamatan di DKI Jakarta mendominasi jumlah kasus Covid-19 varian Omicron.
Kelima kecamatan tersebut yakni Cilandak, Kalideres, Kebon Jeruk, Kebayoran Baru, dan Senen.
"Sebaran kasus Omicron di DKI Jakarta didominasi oleh warga Kecamatan Cilandak, Kalideres, Kebon Jeruk, Kebayoran Baru, Senen," seperti dikutip dari data dari Kemenkes, Kamis (20/1/2022).
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, hingga 19 Januari 2022, kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta menyentuh angka 1000-an.
"Dari 988 orang yang terinfeksi, sebanyak 663 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 325 lainnya adalah transmisi lokal," ucap Dwi.
Tak hanya varian Omicron, kasus Covid-19 di Jakarta juga meningkat signifikan.
Berdasarkan data, Dinkes DKI Jakarta, kasus baru mencapai 1.012. Jika diakumulasikan kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 873.104.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ahmad-Riza-Patria1201.jpg)