Polisi Dalami Motif Suami Bunuh Istri Seusai Berhubungan Badan

Seorang pria membunuh istrinya seusai mereka berhubungan badan, Rabu (19/1/2022) dini hari.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ign Prayoga
National Geographic
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNTANGERANG.COM, DURENSAWIT -- Seorang pria berusia 41 tahun, W, ditangkap polisi atas dugaan membunuh istrinya, Ny SS (29), seusai berhubungan intim.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di rumah kontrakan mereka di Jalan Pondok Kelapa Selatan VI RT 09/RW 05, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Suyud menyatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/1/2022) dini hari. “Betul, (kejadiannya) Rabu dini hari jam dua lebih,” ungkap Suyud, Kamis (20/1/2022).

Tidak lama setelah kejadian, pelaku ditangkap polisi. “Sudah (ditangkap),” sambung Suyud.


Pembunuhan itu disebut-sebut terjadi seusai W dan SS berhubungan suami istri. “Iya seperti itu (dibunuh setelah berhubungan),” ungkap Suyud.

Suyud belum menjelaskan motif pelaku menghabisi sang istri. Begitu pun kronologi pembunuhan keji tersebut. “Ini masih ditanya-tanya (motif pembunuhannya),” sambung Suyud.

Narasi yang beredar di media sosial, pelaku disebut-sebut membunuh korban terkait persoalan asmara. Kabarnyam SS minta cerai hingga pelaku gelap mata dan membekap sang istri hingga tewas.

Baca juga: Angel Karamoy: Baru Tahu Bunyi Token Listrik, Sumpah Serem Banget

Pada kasus lain, polisi telah menahan pelaku penusukan terhadap anggota TNI Pratu Sahdi. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di dekat waduk Pluit, Jakarta Utara, dan menyebabkan Pratu Sahdi meninggal dunia.

Pelaku penusukan yang ditahan polisi adalah Baharuddin. Dia sempat bersembunyi di dalam kapal nelayan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara selama tiga hari.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan bahwa Baharuddin sembunyi di dalam kapal nelayan sejak Minggu (16/1/2022).

Baca juga: KPK Tetapkan Terbit Rencana Sebagai Tersangka Kasus Suap

Sehari setelah wajahnya diumumkan polisi, Baharuddin menyerahkan diri. "Dia menyerahkan diri ke bosnya, dia sampaikan dia di dalam kapal. Kemudian kami jemput," ujar Tubagus, Kamis (20/1/2022).

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI Pratu Sahdi tewas usai dikeroyok enam pria di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022). Pratu Sahdi menjadi korban salah sasaran. (jhs)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved