Edukasi
5 Tips bagi Orangtua agar Anak Bijak Menggunakan Media Sosial
Sebagai generasi Z yang sejak lahir sudah terpapar internet, anak dan remaja tentunya tidak bisa jauh dari dunia digital. Orangtua harus dampingi
Penulis: Joanita Ary | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Sulit menjauhkan anak dari paparan media sosial.
Sebagai generasi Z yang sejak lahir sudah terpapar internet, anak dan remaja tentunya tidak bisa jauh dari dunia digital.
Namun, sejak awal, orangtua harus memberikan pengarahan kepada anak dan remaja agar bijak menggunakan media sosial.
Agar terhindar dari dampak negatifnya.
Lucia Peppy Novianti, seorang psikolog yang juga merangkap sebagai CEO Wiloka Workshop dan konsultan di berbagai instansi, mengatakan bahwa peran media sosial tidak selalu berdampak negatif bagi perkembangan perilaku remaja.
Menurut Peppy media sosial bahkan dapat menjadi wadah menyalurkan kreativitas seorang remaja.
Selain itu malah bisa membentuk perilaku anak, memberikan pemahaman akan sesuatu hal bagi anak remaja dan membentuk situasi emosi mereka.
Baca juga: Kenali 5 Gangguan Kecemasan yang dialami Anak dan Remaja
“Peran media sosial saat ini tidak selalu berdampak negatif justru malah bisa digunakan sebagai wadah tempat anak menampilkan hasil kreativitasnya “ ujar Peppy dalam Talkshow Psikologi dengan tema 'Mengenal Gangguan Kecemasan pada Remaja dan Cara Mengatasinya' yang diselenggarakan Wartakotalive.com dan Tribunnews, Selasa (18/1/2022).
Ia mengatakan, media sosial memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan.
"Menggunakannya secara bertanggung jawab adalah satu-satunya cara supaya kita tidak terjebak pada perbuatan yang merusak," ujar Peppy.
Untuk itu, orangtua perlu mendampingi anak remaja saat mereka mengakses media sosial.
"Orangtua merupakan rem terakhir bagi anak, yang menjadi patokan apakah cara si anak ber-medsos sudah baik atau perlu diperbaiki lagi," imbuhnya.
Berikut tips orangtua agar optimal saat mendampingi anak bermedia sosial.
1. Mengetahui Siapa Teman Online Anak
Media sosial merupakan salah satu produk internet, yang memungkinkan siapa saja dapat berinteraksi. Termasuk dengan orang di seluruh dunia dengan berbagai karakter dan latar belakang.
Sebagai orangtua harus tahu dengan siapa saja anak berteman di media sosial.
2 . Beri Pemahaman Ketika Anak Mengakses Hal Negatif
Anak sengaja atau tanpa sengaja dapat mengakses konten negatif.
Ketika kedapatan mengakses konten negatif perlu diingat bahwa semakin kita memarahi anak, maka anak akan semakin menyembunyikan hal yang membuatnya dimarahi tersebut.
Sebaiknya memberikan pemahaman yang mudah dimengerti daripada memarahi.
Baca juga: Jangan Menambah Kecemasan, ini 6 peran Orangtua saat Anak Hadapi Ujian
3. Ajak Anak Bijak Bermedsos Saat Membalas Komentar
Saling berbalas komentar di media sosial merupakan salah satu bentuk interaksi virtual.
Sesekali tengoklah anak ketika ia berkirim pesan ataupun memberikan komentar.
Apabila ada kalimat yang kurang baik, beri pengertian bahwa hal tersebut salah dan harus diperbaiki.
4. Lakukan Cek History Media Sosial Anak
Poin ini tidak selalu berhasil, namun tidak ada salahnya sesekali cek bagaimana si anak kita bermedia social. Sebagai orangtua ikut mengetahui bagaimana anak kita menikmati konten YouTube, TikTok, atau Instagram.
5. Beri Tahu Anak tentang Konten Negatif
Konten negatif alias yang tidak baik untuk anak, bukan hanya yang berkaitan dengan pornografi saja.
Konten yang berisi adegan kekerasan yang entah kenapa masih ada saja yang lolos dari filter, meski sudah disetting keamanannya di gawai, merupakan salah satu konten yang harus diblokir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/ilustrasi-anak-menggunakan-internet.jpg)