Polisi Nyaris Diamuk Massa Ketika Mau Ambil Motor dari Rumah Warga

Seorang anggota Polda Metro Jaya nyaris diamuk massa saat mengambil motor diduga hasil curian di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ign Prayoga
Tribun Tangerang/Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, SEMANGGI -- Seorang anggota Polda Metro Jaya nyaris diamuk massa di Desa Sorongan, Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan peristiwa tersebut terjadi Sabtu (29/1/2022) pukul 02.00 WIB.

Awalnya, Bripka AN dan enam rekannya datang ke Desa Sorongan, Cibaliung. Bripka AN merupakan anggota Sub-Bag Renmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya

Mereka datang ke Desa Sorongan untuk menarik sepeda motor milik A, warga desa setempat. Alasan penarikan, motor tersebut diduga barang curian.

Bripka AN mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Keenam rekannya juga mengaku sebagai polisi.

"Namun ketika ditanya surat perintah tugas, Bripka AN tidak bisa memperlihatkannya dan keenam warga sipil yang mengaku sebagai anggota polisi juga tidak dapat memperlihatkan KTA Polri," kata Zulpan dalam keterangan tertulis, Selasa (1/2/2022).

Warga jadi tidak percaya. Mereka mengerumuni Bripka AN dan menduganya sebagai pencuri. Bahkan Bripka AN dan keenam rekannya nyaris diamuk massa.

Baca juga: SURVEI Capres 2024: Popularitas Prabowo Masih Teratas Dibayang-bayangi Anies dan Ganjar Pranowo

"Warga setempat emosi dan mengepung Bripka AN dan berusaha melakukan pengeroyokan," ujar Zulpan.

Amuk massa berhasil dicegah para tokoh masyarakat. Pada saat yang bersamaan, mereka menghubungi aparat Polres Pandeglang.

Ketujuh orang dari Jakarta itu kemudian diamankan di Polres Pandeglang. "Bripka AN beserta barang bukti langsung diamankan ke Seksi Propam Polres Pandeglang kemudian diserahkan Subbidprovos Bidang Propam Polda Metro Jaya," katanya.

Sementara enam warga sipil yang ditangkap bersama Bripka AN diperiksa oleh penyidik Polres Pandeglang.

Baca juga: Ratu Rizky Nabila Bakal Laporkan Pengasuh Bayi karena Memfitnah dan Menghina Buah Hatinya

Dari hasil pemeriksaan Bripka AN mengaku menarik sepeda motor milik A setelah mendapat informasi dari dua saksi yakni S dan AAN.

"Bahwa ada warga Desa Sorongan berinsial A dicurigai menggunakan motor hasil tindak pidana pencurian," ujar dia. (des)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved