Riyan Hidayat Siap Maju Jadi Calon Ketua Umum, Siapa Saja Rivalnya?

Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) bersiap menggelar kongres ke-VI dan memilih ketua umum, pada 22-23 Februari 2022.

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Istimewa
Ketua DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Riyan Hidayat. BM PAN akan menggelar kongres ke-VI di Aston Sentul, Bogor, pada 22-23 Februari 2022. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) bersiap menggelar kongres ke-VI di Aston Sentul, Bogor, pada 22-23 Februari 2022.

Beredar sejumlah nama calon ketua umum BM PAN, di antaranya Sigit Purnomo atau akrab disapa Pasha Ungu, Mitra Fakhrudin yang merupakan anggota DPR RI, Aliah Sayuti yang menjabat Jubir Muda PAN, dan Riyan Hidayat yang menjabat Ketua DPP BM PAN.

Masuk dalam bursa caketum BM PAN, Riyan mengatakan bahwa dirinya siap melanjutkan proses regenerasi di BM PAN.

"Regenerasi merupakan sesuatu yang alamiah terjadi. Sebagai pemuda, kita mesti sadar peran-peran yang mesti kita perjuangkan. Apa yang dilakukan oleh Ketum Yohan menjadi preseden yang sangat baik. Tinggal kita lanjutkan dengan berbagai kreativitas yang strategis dan kita siap melanjutkannya," kata dia kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Menurutnya, BM PAN akan menghadapi gelombang perubahan yang makin tidak terduga.

"Kita sangat menyadari belakangan dunia semakin dihadapkan pada hal-hal yang tidak terduga. Dan kita harus pastikan bahwa peran BM PAN sebagai salah satu instrumen perkaderan PAN, harus mampu menjadi katalisator perubahan itu sendiri," ujar dia.

Ke depan, Riyan memastikan BM PAN mesti menguatkan perannya sebagai laboratorium pengkaderan bagi partai.

Baca juga: Jokowi Dikritik Karena Timbulkan Kerumunan, Istana Beri Klarifikasi

Hal ini penting agar organisasi ini selalu produktif melahirkan calon pemimpin masa depan. "Kekuatan kita ada pada kaderisasi. Dengan kader yang kuat, BM PAN akan menjadi motor penggerak dalam mensukseskan kebijakan strategis PAN di level masyarakat," tambahnya.

Riyan juga mengatakan bahwa Kongres BM PAN harus menjadi momentum untuk mengatakan bahwa banyak pemimpin muda yang antre ingin berproses di PAN. "Mudah-mudahan ruang itu masih ada," kata dia. (*)

 

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved