Pandemi Covid19

Pentingnya Daya Tahan Tubuh di Tengah Meroketnya Kasus Omicron

Dua kali vaksinasi tidak cukup. Harus memberikan dosis booster yang melengkapi semua kebutuhan seseorang dalam menjaga sistem daya tahan tubuh.

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
PMI Kota Tangerang gelar vaksinasi booster Covid19 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Data menunjukkan pada varian delta, penyakitnya memang lebih berat. Kalau Omicron, ringan.

Tapi, yang perlu di waspadai, gejala ringan terjadi pada kelompok mereka yang sehat dan muda.

Tetapi, untuk kelompok tertentu, contohnya orang lanjut usia, orang kormobid (penyakit bawaan yang kronis dan tidak terkendali) menjadi tidak gejala ringan.

Dengan sistem imun yang turun, orang-orang dengan kelompok itu mudah sekali tertular.

Apalagi, mereka yang lansia sekaligus kormobid, ditambah lagi  tidak divaksinasi.

Baca juga: Omicron pada Anak Patut diwaspadai, Bila Terkena Kerap Membutuhkan Perawatan

“Jangan terlalu meremehkan, karena  ada kelompok-kelompok yang rentan yang harus kita lindungi,” papar dr. Erlina dalam webinar yang dilakukan dengan Soho Global Health dengan tema ‘Jangan Lengah, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Untuk Mencegah Penularan Covid’ belum lama ini.

Prof.Dr. dr. Iris Rengganis Sp.PD-KAI mengatakan, meningkatkan daya tahan tubuh jadi penting di tengah omicron yang meningkat dan orang sudah mulai beraktivitas offline.

Ia mengingatkan, saat ini  dua kali vaksinasi tidak cukup. Harus memberikan dosis booster atau dosis penguat.

Dosis penguat ini menjadi sangat penting, karena itu akan melengkapi semua kebutuhan seseorang dalam menjaga sistem daya tahan tubuh, terutama di masa pandemi.

Selain itu, sistem daya tahan tubuh seseorang berbeda-beda dan bersifat individual.

Baca juga: Tidak Selalu Ringan, Ada Kelompok yang Rentan Terkena Omicron dengan Gejala Lebih Berat

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved