Edukasi

Sebagian Besar Pengobatan Kanker Anak Butuh Kemoterapi, Efek Samping Bisa Ringan Hingga Berat

Penanganan kanker pada anak membutuhkan pendekatan multidisiplin. Selain dokter dan perawat, peran orangtua pasien atau caregiver juga penting.

pexels/cottonbro
Pasien kanker pada anak membutuhkan pendekatan multidisplin 

3. Fatigue atau kelelahan

Allenidekania, Pengurus Pusat Perawat Anak Indonesia mengatakan, perawatan pada anak dengan kanker lainnya adalah kelelahan.

Kelelahan (fatigue) yang terkait dengan kanker adalah kondisi kelelahan yang sangat berat akibat tekanan fisik maupun emosional.

Lebih dari 40 persen anak dengan kanker mengalami kelelahan.

Penyebabnya karena penyakitnya atau terapi yang harus dijalani.

Baca juga: Kanker Payudara Menyerang Perempuan Muda, Bagaimana Bisa Terjadi?

Misalnya karena Hb turun, karena efek samping kemoterapi, serta kondisi psikologis anak juga berperan.

Jika ditanya, anak biasanya akan mejawab tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasanya.

"Jika diamati fatigue akan diikuti kemampuan mengingat dan belajat yang menurun,” jelas Allenidekania.

Penanganan fatigue pada anak penderita kanker adalah hemat energi.

Batasi aktivitas anak yang menguras tenaga.

Baca juga: Nikita Mirzani Rajin Rawat Organ Reproduksi demi Kesehatan dan Cegah Kanker Serviks

Misalnya mandi sambil duduk, menggunakan sepatu yang tidak pakai tali.

“Dengan begitu anak bisa tetap beraktivitas sendiri tanpa selalu dibantu,” jelas Allenidekania.

Selain itu, usahakan anak dapat tidur cukup dan batasi jumlah tidur siang agar tidur malamnya cukup.

Untuk pasien yang usianya lebih besat, minimalkan rasa cemasnya karena cemas menyebabkan kelelahan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved