Seleb

Ade Fitrie Kirana Dukung Pencegahan Stunting karena Anak Masa Depan Indonesia

Ade Fitrie Kirana menyambut baik langkah Pemerintah melakukan pencegahan stunting pada anak, dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-62.

Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Ade Fitrie Kirana mengatakan, pencegahan stunting pada anak merupakan langkah Pemerintah, untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia yang sangat diperlukan oleh negara.  

TRIBUNTANGERANG.COM,  JAKARTA - Selebritas Ade Fitrie menyambut baik langkah Pemerintah untuk melakukan pencegahan stunting pada anak, dalam peringatan Hari Gizi Nasional ke-62 yang diperingati setiap Januari. 

Menurut Ade Fitrie Kirana, pencegahan stunting pada anak merupakan langkah Pemerintah, untuk memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM), yang sangat diperlukan oleh negara. 

Stunting adalah kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan yang berlangsung lama, serta menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. 

"Saya melihatnya sebagai upaya peningkatan kualitas SDM yang menghadapi tantangan akibat stunting, khususnya pada anak," kata Ade Fitrie Kirana saat ditemui di kawasan Jakarta, Sabtu (26/2/2022). 

Setelah mempelajari tentang stunting dan tumbuh kembang anak di Indonesia, Ade menilai pemenuhan gizi terhadap anak sampai detik ini sering kali terabaikan. 

"Pada anak, dikenal masa emas pertumbuhan atau periode emas anak yang terjadi di seribu hari pertama kehidupannya. Ini masa yang penting dalam tumbuh kembang anak bagi masa depannya," ucapnya. 

Baca juga: Cegah Stunting, Dinkes Tangsel Lakukan Penyuluhan Kepada Remaja Putri

Baca juga: RSUD Kota Tangerang Buka Layanan Anak Komperhensif untuk Cegah Stunting dan Gizi Buruk


Ketua Umum Yayasan Perlindungan Perempuan dan Anak (YPPA) itu menyebut, kecukupan gizi terhadap anak tidak hanya ibu yang dititik beratkan, tetapi ayah dari anak tersebut harus ikut andil. 

"Ya memang, kita temui ada persepsi salah bahwa anak adalah tanggung jawab ibu. Padahal, seorang ibu perlu dukungan apalagi setelah melahirkan," ungkapnya. 

Pesinetron Islam KTP dan Raden Kian Santang tersebut memastikan, setiap anak tentu mendapatkan hak dan perlinduntan dari negara, sehingga setiap orang tidak bisa dan tak boleh menelantarkan anak-anaknya. 

"Kalau kita lihat dalam UUD, pemenuhan hak anak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jelas tercantum dalam UUD 1945. Pasal 28 B ayat 2 menyebutkan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi," jelasnya. 

Baca juga: Dinkes Kota Tangerang Review Kinerja Stunting: Angka Stunting Kota Tangerang 8,03 Persen


Kemudian, Ade Fitrie Kirana juga menyebut, Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 berisi tentang setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin,  tempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik, sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. 

"Masa depan negeri ini bergantung kepada generasi mendatang, yaitu anak-anak kita. Jadi seorang ibu tak bisa sendiri mendidik dan membesarkan anak, harus didukung keluarga, masyarakat dan negera," ujar Ade Fitrie Kirana. (Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved