Beasiswa
BEASISWA untuk 60 Perempuan Muda dari Glow & Lovely Kembali Dibuka, Siapa Berminat?
Program beasiswa ini juga menghadirkan kelas pendampingan yang lebih intens guna melahirkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA — Glow & Lovely Bintang Beasiswa kembali membuka akses pendidikan tinggi kepada 60 perempuan muda hampir dari seluruh wilayah Indonesia.
Sejak 2017, hal ini secara konsisten diwujudkan melalui Glow & Lovely Bintang Beasiswa.
Dan tahun 2022 ini adalah tahun keenamnya.
Program ini juga menghadirkan kelas pendampingan yang lebih intens guna melahirkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
Glow & Lovely percaya, perempuan memiliki kesempatan sama untuk maju dan berkembang melalui pendidikan tinggi agar dapat berkontribusi lebih banyak.
Termasuk di bidang yang masih kurang peran serta perempuan di dalamnya.
Baca juga: 237 Mahasiswa Kurang Mampu Terima Beasiswa dari Dinas Sosial Kota Tangerang
Baca juga: Andika Hazrumy Beri Beasiswa Pendidikan Tinggi kepada Warga Banten
Imelda Scherers, Senior Brand Manager Glow & Lovely menjelaskan, sejalan dengan strategi bisnis global ‘The Unilever Compass’, Unilever memiliki komitmen mendorong kecantikan yang inklusif dan percaya bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama, termasuk perempuan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Glow & Lovely Bintang Beasiswa kembali membuka kesempatan bagi 60 perempuan muda yang terkendala finansial untuk meneruskan pendidikan tinggi sesuai dengan minatnya.
Pendaftaran Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2022 dibuka secara daring hingga 22 April 2022 dan informasi lebih lengkap bisa diakses di www.KelasBerbagiCerah.com.
“Kami berharap program ini dapat mendorong perempuan muda Indonesia memaksimalkan potensi mereka,” ungkap Imelda Scherers, dalam pernyataan resminya, baru-baru ini.
Baca juga: Dapat Beasiswa S2, Prilly Masih Ingin Menikmati Hidup & Rehat Sejenak Sebelum Melanjutkan Pendidikan
Menurut Imelda, di tengah makin terbukanya peluang, masih terdapat sejumlah batasan yang menghalangi perempuan menunjukkan kemampuannya.
Termasuk pada bidang yang belum banyak didominasi perempuan, seperti industri STEM (sains, teknologi, engineering dan matematika) dimana perempuan hanya mengisi 2 dari 10 pekerja profesional.
“Tantangan ini juga makin terasa akibat pandemi,” imbuh Imelda.
Survei Asia-Pacific Girls Report 2021 menyebutkan bahwa Indonesia mengalami penurunan dua peringkat dibandingkan 2019 pada indikator peluang keterlibatan perempuan di bidang ekonomi .
Baca juga: DOKTER: Begini Olahraga yang Efektif saat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan
Sebagai pengusaha sukses di industri fesyen, Mira Nur Gandaniati menyampaikan bahwa dari pengalaman dirinya berbisnis sejak 2006, perempuan mampu dan memiliki kecakapan untuk mengelola dan memimpin perusahaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/glow-lovely.jpg)