Rabu, 3 Juni 2026

Delapan Teknisi BTS Tewas Ditembak KKB, Evakuasi Korban Terhalang Cuaca

Delapan karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Tayang:
Editor: Ign Prayoga
Ist via Kompas.com
Tangkapan layar dari CCTV Tower B3 yang terletak di Distrik Beoga menunjukkan salah satu pekerja PT PTT yang selamat tengah meminta pertolongan ke arah kamera setelah KKB menyerang mereka pada Rabu (2/3/2022). Akibat kejadian tersebut, delapan pekerja tewas akibat luka tembak, Puncak, Papua. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Delapan karyawan Palapa Timur Telematika (PTT) tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Para karyawan tersebut diserang secara brutal saat memperbaiki base transceiver station (BTS) Telkomsel di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Lokasi penembakan adalah tenda atau camp bagi para teknisi. Lokasi tersebut diawasi CCTV yang termonitor dari Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan penyerangan tersebut diketahui ketika NS, karyawan PTT menelepon aparat, Kamis (3/3/2022).

Baca juga: Sosok Wanita Ini Diduga Ada Kaitannya pada Kasus Penganiayaan Haris Pertama

"Penyerangan yang dilakukan oleh KKB terhadap karyawan PTT terjadi pada Rabu 2 Maret 2022 di tower BTS 3 Telkomsel di Wilayah Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, namun baru diketahui hari Kamis," kata Kamal, Kamis (3/3/2022).

Kamal menjelaskan, kejadian itu dilaporkan oleh NS, karyawan PTT yang tidak berada di lokasi pada saat kejadian.

Sekitar pukul 13.00 WIT, saat NS kembali ke camp, dia melihat rekan-rekannya sudah meninggal dunia. "Melihat rekan-rekannya sudah tidak bernyawa, saksi meminta bantuan penyelamatan melalui CCTV Tower BTS 3," katanya.

"Kemudian pukul 16.00 WIT baru termonitor di CCTV pusat PTT di Jakarta," ujarnya.

Baca juga: UNI Eropa Akan Kirim Jet Tempur ke Ukraina dan Bekukan Setengah Cadangan Bank Sentral Rusia

Evakuasi para korban terkendala cuaca. Lokasi kejadian hanya bisa dicapai melalui jalur udara.

"Pihak PTT sudah mengevakuasi karyawan di BTS 4 sedangkan evakuasi dari BTS 3 belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca," kata Kamal.

Ia menambahkan, Polres Puncak sudah membentuk tim untuk menuju ke tempat kejadian perkara, guna membantu proses evakuasi dan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut. (*)

 

Sumber: Tribun-Papua.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved