Ramadhan
7 Bahan Makanan Sehat dan Tahan Lama Ini Harus Anda Miliki saat Ramadhan
Anda dapat menyimpan bahan makanan sehat yang memiliki daya simpan lama selama Ramadhan ini. Mulai dari kacang-kacangan dan sayuran beku.
Penulis: Intan UngalingDian | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Puasa Ramadhan sudah di depan mata. Ibadah Ramadhan sebulan penuh menjadi momen istimewa.
Saat menjalankan puasa Ramadhan, Anda harus tetap memerhatikan kesehatan.
Terutama menjadi kesehatan melalui makanan saat bersantap sahur dan berbuka.
Namun, banyak makanan sehat populer mudah rusak dan hanya bisa digunakan dalam beberapa hari.
Meskipun begitu, Anda dapat menyimpan sejumlah makanan pokok sehat dan tahan lama di dapur, freezer, dan lemari es Anda.
Peralatan dapur itu digunakan untuk membuat makanan dan camilan padat nutrisi — bahkan saat Anda kehabisan makanan biasa.
Berikut 7 makanan pokok sehat yang harus selalu Anda miliki:
1. Kacang dan lentil kering dan kalengan
Kacang dan lentil, salah satu makanan tersehat yang bisa Anda makan.
Selain itu, kacang dan lentil kering dan kalengan memiliki umur simpan lama.
Bahan makanan itu menjadi pilihan makanan tidak mudah rusak untuk disimpan di dapur Anda.
Faktanya, kacang kalengan dapat disimpan di dapur pada suhu kamar (20℃) selama 2–5 tahun.
Sedangkan kacang kering dapat bertahan 10 tahun atau lebih.
Kacang kering memiliki umur simpan lama karena kekurangan kelembaban yang dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan mikroba.
Selain stabil, kacang dan lentil kalengan kering sangat bergizi, menawarkan banyak nutrisi, termasuk serat, magnesium, vitamin B, dan zat besi.
Coba tambahkan kacang hitam, buncis, lentil, dan kacang merah ke dalam cabai, sup, dan salad.
Baca juga: 10 Bahan Makanan Ini Mengandung Zat Berbahaya Dijajakan di Pasar Anyar Tangerang
2. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian menjadi sumber nutrisi, mengandung lemak sehat, protein, serat, dan berbagai vitamin dan mineral.
Tergantung jenisnya, kacang-kacangan dan biji-bijian dapat disimpan pada suhu kamar selama 1-4 bulan.
Mentega berbahan kacang dan biji alami sebagai alternatif tahan lama dan sehat.
Kacang-kacangan dan biji-bijian dapat digunakan dalam banyak hidangan, termasuk oatmeal, yogurt, trail mix, dan salad.
Mentega kacang dan biji membuat tambahan baik untuk smoothie dan saus atau dicampur ke buah-buahan atau sayuran untuk camilan.
Saat darurat, hidangan berbahan dasar biji-bijian seperti salad, sup, menjadi pilihan tepat karena keserbagunaan dan kelezatannya.
Tergantung pada jenisnya, biji-bijian seperti beras merah, bulgur, oat, dan quinoa dapat disimpan aman pada suhu kamar selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.
Biji-bijian ini sumber serat dan mikronutrien yang sangat baik, termasuk vitamin B, mangan, dan magnesium.
Memakannya dapat membantu melindungi terhadap kondisi seperti penyakit jantung dan kanker tertentu.
Baca juga: Serius Berbisnis Makanan Beku, Ruben dan Jordi Onsu Turun Langsung ke Agen
3. Buah dan sayuran beku
Banyak buah dan sayuran segar, seperti beri dan sayuran, sangat mudah rusak.
Namun, membeli makanan ini dalam bentuk beku memungkinkan Anda untuk selalu memiliki produk padat nutrisi.
Dari segi nutrisi, buah dan sayuran beku sebanding dengan produk segar dalam kandungan mikronutrien.
Coba tambahkan sayuran beku ke dalam saus, sup, dan smoothie.
Berry beku dapat digunakan mirip dengan beri segar dan menambahkan rasa manis alami pada oatmeal, smoothie, makanan yang dipanggang, dan parfait yogurt.
4. Madu dan sirup maple
Setiap orang membutuhkan sedikit rasa manis dari waktu ke waktu.
Madu dan sirup maple adalah pemanis alami yang menawarkan manfaat kesehatan yang unik.
Misalnya, madu mentah memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi dan mengandung antioksidan kuat.
Sirup maple juga kaya akan antioksidan dan mengandung sejumlah kecil nutrisi seperti magnesium, potasium, dan mangan.
Madu dan maple dapat digunakan untuk menambahkan rasa dan kedalaman rasa pada resep manis dan gurih.
Ingatlah untuk menggunakan pemanis ini secara hemat karena terlalu banyak gula dari sumber apa pun dapat membahayakan kesehatan Anda.
5. Cuka sari apel
Cuka sari apel memiliki banyak kegunaan di dapur. Misalnya, pembersih serba guna yang efektif.
Serta dapat digunakan sebagai tambahan rasa untuk resep seperti saus, saus, dan makanan yang dipanggang.
Penelitian telah menunjukkan, cuka sari apel memiliki sifat antidiabetes, anti-inflamasi, antioksidan, dan kesehatan jantung.
Baca juga: Sop Iga dan Kelezatan Pecak Bandeng Menu Makanan Khas Kota Tangerang di Dapoer Emak Eti
6. Lemak sehat untuk memasak
Lemak tertentu, termasuk minyak kelapa, ghee, dan minyak zaitun, dapat disimpan aman pada suhu kamar selama satu tahun atau lebih, tergantung jenisnya.
Anda bisa membeli bahan pokok ini dalam jumlah yang lebih banyak agar selalu memiliki sumber lemak sehat.
Memasak dengan lemak sehat ini membantu menambah rasa pada resep dan meningkatkan penyerapan vitamin, mineral, dan antioksidan yang larut dalam lemak dari makanan.
7. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi seperti asinan kubis, kimchi, dan acar sangat lezat dan serbaguna, serta menawarkan sejumlah manfaat kesehatan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan dapat membantu mengurangi peradangan dan kadar gula darah.
Plus, makanan ini tahan lama, jadi Anda bisa menyimpannya tanpa khawatir ketika makanan tersisa.
Misalnya, asinan kubis dan acar dapat disimpan pada suhu kamar hingga 18 bulan.
Anda dapat menikmati makanan tajam ini langsung dari toples, atau menggunakannya sebagai topping beraroma untuk salad dan hidangan lainnya. (Healthline.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Bahan-makanan1313.jpg)