kecelakaan

Tercebur di Kolam Renang Dewasa, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam

Diduga Lepas Pengawas Seorang Anak Berusia 7 Tahun di Cikarang Timur Tewas Tenggelam di Kolam Renang

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Andika Panduwinata
ilustrasi - Kolam Renang 

TRIBUNTANGERANG.COM,CIKARANG TIMUR -- Seorang bocah berusia 7 tahun tewas tenggelam saat bermain di wahana kolam renang di Cikarang Timur, Senin (9/5) siang.

Tenggelamnya NPS (7) diduga disebabkan karena lepas dari pengawasan orangtua korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Aris Timang membenarkan terkait kejadian tersebut.

Saat ini Polres Metro Bekasi tengah menyelidik kasus tersebut, termasuk meminta keterangan saksi-saksi.

Baca juga: Dua Balita Tewas Tenggelam di Kolam Renang Vila di Lembang

"Kita sampai saat ini masih meminta keterangan kepada pihak pengelola, Saksi semuanya sudah di polsek," kata AKBP Aris Timang, Selasa (10/5/2022).

Diungkapkan oleh Aris, jika kejadian itu berawal ketika korban NPS bersama orang tuanya bermain di wahana air Dwisari di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Di wisata air itu terdapat dua kolam yaitu kolam untuk anak-anak dan dewasa.

Diduga, ketika itu NPS lepas dari pengawasan dan berdekatan dengan kolam dewasa yang kedalamannya 1,5 meter.

Baca juga: Kolam Renang Moderland di Cikokol Kota Tangerang Dibanjiri Pengunjung

NPS pun melompat ke kolam tersebut, meski sempat diketahui petugas dan diselamatkan, namun NPS tak tertolong.

"Korban Masuk ke dalam kolam orang dewasa, sempat diketahui petugas, sempat diangkat dan di tolong namun demikian tidak tertolong," katanya.

Aris mengaku belum dapat menyimpulkan apakah, kejadian ini merupakan kelalaian dari orangtua yang lepas pengawasan terhadap anaknya.

Sebab, sejak masuk ke area itu, petugas sudah menyampaikan untuk menjaga anaknya dan tidak mendekati kolam dewasa.

Baca juga: Pengalaman Talendrek Batjo yang Telah Mengabdi 32 Tahun jadi Petugas Damkar, Profesi Turun Temurun


"Dari awal orangtahu masuk kesini sudah disampaikan oleh pihak pengelola dihimbau supaya waspada, kedua menjaga anaknya jangan sampai masuk ke kolam yang lebih dalam," ujarnya.

Sejauh ini Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi hingga pemanggilan pihak pengelola dari tempat wisata air itu.

Sedangkan korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan. (JOS)
 
 
 
 


Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved