Kecelakaan Lalu Lintas

Tabrak Peserta Olahraga Pagi, Pengemudi Calya Langsung Dikepung Polisi

Sebuah mobil Calya menabrak anggota Polres Pekalongan yang sedang olahraga Jumat (22/7/2022) pagi. Dua korban terpental hingga kaca depan mobil

Penulis: Ign Prayoga | Editor: Ign Prayoga
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Kasatlantas Polres Pekalongan AKP Munawwarah memperlihatkan mobil Calya yang menabrak anggota polisi yang sedang olahraga pagi di Jalan Tengku Umar, Kajen, Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNTANGERANG, KAJEN -- Sebuah mobil Toyota Calya menabrak sejumlah anggota Polres Pekalongan yang sedang olahraga Jumat (22/7/2022) pagi.

Seketika, pengemudi mobil tersebut dikerubuti rekan-rekan korban dan dimintai pertangunggjawabannya.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Tengku Umar, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jateng. Tiga polisi dan seorang PNS Polres Pekalongan mengalami luka-luka dalam kecelakan tersebut.

"Saat itu, kami tengah melaksanakan olahraga Jumat pagi. Tiba-tiba dari arah berlawanan (barat) sebuah mobil banting setir ke kanan dan menabrak barisan belakang peserta jalan sehat. Ada empat orang dalam barisan yang tak sempat menghindar dan tertabrak," kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria.

Mobil Toyota Calya bernomor polisi G 9057 UM itu dikemudikan Arif Wijoyosisto (31), warga Petarukan, Kabupaten Pemalang. Arif Wijoyosisto tinggal di Jakarta dan bekerja sebagai sopir travel gelap.

"Mobil tersebut perjalanan dari Bandung hendak ke Pekalongan. Saat kejadian, melaju dengan kecepatan 60 km/jam," kata Arief Fajar Satria.

Kerasnya benturan menyebabkan dua orang terpental hingga jatuh ke kaca depan mobil. Hal ini menyebabkan kaca mobil retak dan melengkung ke dalam.

"Setelah kejadian, pengemudi langsung diamankan ke Mapolres Pekalongan," imbuhnya.

Sedangkan para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit di ibu kota Kabupaten Pekalongan tersebut. "Empat korban langsung dilarikan ke RSUD Kajen, dua orang segera bisa kembali ke rumah, sementara dua lainnya, harus mendapat penanganan lebih lanjut," kata Arief Fajar Satria.

"Keduanya mengalami luka di kepala. Kami meminta untuk dilakukan pemeriksaan ronsen," ujar Arief Fajar Satria.

Polisi juga segera memeriksa pengemudi Calya, Arif Wijoyosisto. Setelah melakukan pemeriksaan dan tes urin, polisi mendapat petunjuk bahwa pengemudi Calya di bawah pengaruh narkoba dan sabu-sabu.

"Pengemudi mengakui dirinya dalam pengaruh narkoba jenis heximer dan tarnadon. Hal itu sesuai dengan hasil tes urin. Pengemudi juga mengaku, sebelum menggunakan dua jenis narkoba itu ia mengonsumsi sabu-sabu," ujar Arief Fajar Satria.

Meski pengemudi sudah mengakui, Polres Pekalongan akan tetap mengirimkan hasil tes urin ke laboratorium forensik Polda Jateng.

"Ini untuk kepentingan penyidikan," ucapnya.

Pihaknya menambahkan, setelah ini pihaknya akan mengidentifikasi mobil tersebut. Sebab, usai kejadian pihaknya belum sempat mengecek kelengkapan surat dan fisik mobil.

"Jadi nanti ada dua pengenaan pasal. Yang pertama terhadap UU lalu lintas, dalam hal ini pasal 310 ayat 3 atau 311 ayat 3 UU Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 dan juga kami kenakan di pasal 112 dan 127 terkait pengguna psikotropika pada UU nomor 35 tahun 2009," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved