Seleb
Cara Ruben Onsu Kurangi Rasa Takut saat Divonis Penyakit Langka Empty Sella Syndrome
Ruben Onsu menjalani endoskopi sehingga diketahui dirinya menderita empty sella syndrome di otak dan penyempitan sumsum tulang belakang.
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Intan UngalingDian
"Saya yang tahu gimana caranya saya happy, supaya semua bisa happy," ujar Ruben Onsu.
Untuk mengetahui penyakit yang dideritanya, Ruben Onsu menjalani endoskopi yang dilakukan dokter spesialis darah.
"Setelah berobat ya membaik pasti dan terus optimis. Semua dari yang di-check up mengikuti arahan dokter aja selama di sana dan sampai saat ini," katanya.
Selama berobat di Singapura, pria yang akrab disapa Bensu itu menjalani pengobatan sendiri tanpa didampingi keluarga.
"Tapi ya istri dan anak terus mendukung. Mereka video call berusaha menghibur saya agar tidak takut lagi," ucapnya.
"Selama di sana banyak deh yang dipikirin, cuma berdua sama suster atau dokter. Saya di sana melawan rasa takut itu," katanya.
Baca juga: Ruben Onsu Dirawat di Rumah Sakit 3 Hari Gara-gara Hemoglobin Rendah
Baca juga: Ruben Onsu Siap Begadang saat Isi Program Ramadhan di Indosiar
Setelah mendapat tindakan, dia lega karena sudah mengetahui penyakit dan penyebabnya yang membuat kondisi tubuhnya tidak stabil beberapa bulan ini.
"Ya udah jelas lah ketahuan apa yang harus dihindari, udah lega. Yang darah agak takut, jarak satu sampai dua minggu cepat berkurangnya. Jadi konsen ke darah dulu," katanya.
Selama tiga bulan ke depan, suami Sarwendah Tan itu tidak boleh jatuh atau kepalanya tak boleh terbentur.
"Makanan enggak ada kendala. Makan makanan yang enak karena kalau kita happy, ya cara kerja diri lebih bagus," katanya.
Ruben Onsu merasa kondisi tubuhnya terus membaik setelah berobat ke Singapura. Hal yang ia lakukan saat ini meyakinkan dirinya bisa sembuh.
"Jadi yakin, optimis pasti sembuh," ujar Ruben Onsu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ruben-Onsu1183.jpg)