Berita Tangerang Raya

40 Orang Diamankan Satpol PP Tangerang Selatan dalam Razia Prostitusi di Tangsel

Sebanyak 40 orang diamankan oleh Satpol PP Tangerang Selatan dalam razia terkait prostitusi di Tangsel Jumat (26/8/2022) malam kemarin.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Sebanyak 40 orang diamankan oleh Satpol PP Tangerang Selatan dalam razia terkait prostitusi di Tangsel Jumat (26/8/2022) malam. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Sebanyak 40 orang diamankan oleh Satpol PP Tangerang Selatan dalam razia terkait prostitusi di Tangsel Jumat (26/8/2022) malam kemarin.

Razia dilakukan sebagai aksi dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang.

Dalam razia tersebut, selain Satpol PP turut serta ke lapangan DP3AP2KB di bawah pimpinan Kasi Perlindungan Perempuan Hartina, dan Dinas sosial di bawah pimpinan kasi RSTS KPO Hadiana, dengan Kepala UPTD P2TP2A Tri Purwanto. 


Razia dilakukan dengan menyisir 3 titik lokasi yang berupa tempat pijat spa dan penginapan di Alam Sutra, Serpong yaitu Hotel H, Hotel R dan kos-kosan.

Kasi Perlindungan Perempuan Hartina mengatakan pihaknya menemukan pula Tab yang di sinyalir berisi foto & video wanita yang di perjualbelikan.

"Ada beberapa yang dipasang dengan kategori best seller. Usia paling rendah itu 20 tahunan. Terkait tindak pidana perdagangan manusia, kami masih pelajari," ujarnya kepada Warta Kota, Sabtu (27/8/2022).

Adapun dari 40 orang yang diamankan terduga prostitusi online, terdiri dari 18 laki-laki dan 22 wanita.

Baca juga: Hari Kampanye untuk Mengakhiri Spesiesisme Sedunia, Mempertimbangkan Rasa Empati pada Hewan

Baca juga: Karawang Marak Prostitusi Online, MUI Desak Pemkab Karawang Beri Sanksi Pemilik Kos Dan Hotel


Selain itu, di beberapa titik pihaknya juga menemukan barang bukti seperti alat kontrasepsi, hingga minuman keras sebanyak 503 yang dijual oleh para pengelola.

Lebih lanjut, 40 orang yang terjaring  pun langsung di giring ke kantor Satpol PP untuk dimintai data diri dan keterangan.

"Mereka telah di edukasi bahwa di Kota Tangerang Selatan dilarang melakukan kegiatan yang menganggu masyarakat khususnya pidana TPPO. Apabila hal ini dilanggar maka akan ada tindakan tegas," kata Hartina. (Raf)

 
 
 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved