Polisi Tembak Polisi

Bareskrim Perpanjang Masa Tahanan Ferdy Sambo Selama 20 Hari ke Depan

Bareskrim Polri perpanjang masa tahanan Ferdy Sambo selama 20 hari mendatang paska dijadikan tersangka penembak Brigadir J

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Yulianto
Anggota Brimob bersenjata laras panjang berjaga di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Bareskrim Polri perpanjang masa tahanan Ferdy Sambo selama 20 hari mendatang paska dijadikan tersangka penembak Brigadir Yosua Hutabarat.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian membenarkan telah menambah masa penahanan tersangka Ferdy Sambo.

"Sudah diperpanjang, 20 hari saja, sudah yang pertama (pengajuan perpanjangan masa tahanan yang pertama)," ujar Andi Rabu (31/8/2022).

Namun demikian, Andi tidak ingat persis kapan masa perpanjangan masa tahanan itu dilakukan oleh pihaknya.

"Saya enggak inget tanggal sih," tegasnya.

Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri telah selesai menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di rumah Ferdy Sambo Saguling dan Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Selasa (30/8/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan rekonstruksi selama 7,5 jam di tiga lokasi.

Menurutnya, dari tiga lokasi yang dilakukan rekonstruksi, satu diantaranya merupakan pengganti yaitu di Magelang, Jawa Tengah.

Sebab, aparat kepolisian tidak menggunakan tempat kejadian perkada (TKP) Magelang dan menggantinya di Saguling.

Baca juga: LPSK Berharap Rekonstruksi Kuatkan Penyidik Ungkap Kasus Pembunuhan Brigadir J Secara Terbuka

"Sesuai dengan komitmen pak Kapolri, Timsus diperintahkan untuk setransparan mungkin di dalam menjalankan rekonstruksi di waktu 7,5 jam tersebut," kata Dedi di Duren Tiga.

Dedi melanjutkan, pihaknya lebih dahulu melakukan olah TKP peristiwa di Magelang, Jawa Tengah di Saguling pukul 10.00 WIB.

Empat tersangka dihadirkan dalam rekontruksi yang berlangsung hari ini yaitu Irjen Ferdy Sambo, Bripka Ricky, Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.

Sedangkan, Bharada E tidak dihadirkan demi menjaga justice colaborator agar kasus kematian Brigadir Yosua semakin terang benderang.

Baca juga: Karena Penasaran, Warga Pancoran Barat Rela Datangi Rekonstruksi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III

"Di TKP Saguling ada 36 adegan sudah diperagakan para tersangka dan saksi terkait," tuturnya.

Kemudian, di lokasi terakhir Duren Tiga ada 27 adegan diperagakan oleh para tersangka pembunuh Brigadir Yosua.

Jenderal bintang dua itu mengaku, isntitusi Polri sudah berusaha setransparan mungkin dalam menjalankan rekontruksi.

"Semua pihak terus mengikuti dari TKP pertama, kedua dan ketiga termasuk pengacara tersangka," tutur Dedi. (m26)
 


 
 
 


 
 
 
 
 
 

 
 
 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved