Seleb

Daniel Mananta Sebut Orang yang Percaya Dukun Bukan Warga Negara Indonesia yang Baik

Jika kita mau menjadi orang Indonesia, sudah seharusnya mengikuti pedoman negara, yakni Pancasila. 

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Arie Puji Waluyo
Daniel Mananta ketika ditemui disela acara peluncuran program Sweat & Chat, di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -  Fenomena munculnya pesulap dan dukun di Indonesia tengah menjadi sorotan masyarakat. 

Terlebih adanya perseteruan Pesulap Merah dengan persatuan Dukun yang berbuah laporan kepolisian. 

Daniel Mananta sempat membuat konten berisi perbincangannya dengan Ustaz Abdul Somad (UAS), membahas tentang perdukunan yang ramai diperbincangkan. 

 

 

Dia mengaku sebelum memulai obrolan dengan UAS, ia sama sekali tidak mengikuti perkembangan pemberitaan yang sedang ramai membahas perdukunan. 

"Pas gua nonton dakwah beliau, dari dakwah beliau ada yang menarik dibahas. Gua gak nyangka orang lagi heboh soal dukun," kata Daniel Mananta ketika ditemui disela acara peluncuran program Sweat & Chat, di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022). 

Namun, Daniel mengaku dirinya dan UAS memiliki keresahan yang sama bila ada  masyarakat Indonesia, yakni lebih memilih berserah kepada dukun ketimbang dengan Tuhannya sendiri. 

"Kenapa itu yang gua bahas, karena gua pengin membuat orang sadar, kenapa gak kita bergantung sama Tuhan daripada bergantung sama manusia yang tidak menggunakan kuasa dari Tuhan," jelasnya. 

Merasa orang lebih percaya dukun ketimbang Tuhan menjadi sebuah keresahan, karena Daniel menganggap Indonesia adalah negara Pancasila, yang memiliki sila pertama berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved