Kamis, 28 Mei 2026

Kebakaran

Yanti Terobos Kerumunan Warga Demi Cari Anak-anak saat Rumah Terbakar di Setiabudi

Yanti hanya bisa menyaksikan rumah kontrakannya berubah menjadi arang. Tidak ada barang miliknya yang tersisa, semuanya dilahap si jago merah.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Intan UngalingDian
Tribun Tangerang/Miftahul Munir
Arisya Mariyanti alias Yanti di tenda pengungsian, Selasa (6/9/2022). Dia dan keluarganya terpaksa tidur di tenda setelah rumah kontrakannya kebakaran di Jalan Minangkabau Dalam RT 008/RW 14, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (4/9/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Arisya Mariyanti Sudah 25 tahun tinggal di Jalan Minangkabau Dalam RT 008/RW 14, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Namun, perempuan yang akrab disapa Yanti ini baru kali ini mengalami rumah kontrakannya hangus terbakar akibat korsleting listrik di rumah kontrakan tetangganya, Minggu (4/9/2022) malam.

Ibu dua anak ini hanya bisa menyaksikan rumah kontrakannya berubah menjadi arang. Tidak ada barang miliknya yang tersisa, semuanya dilahap si jago merah.

Saat Minggu malam lalu, dia sedang berbelanja di warung sembako untuk kebutuhan berjualan makanan di SDN 14 Menteng Atas, Setiabudi.

Setelah selesai berbelanja, dia mendengar suara gaduh dari gang rumahnya disambut teriakan 'kebakaran'.

Lantas dia berlari sembari membawa barang dagangannya sambil bertanya kepada warga sekitar rumah siapa yang terbakar.

"Pas saya tanya ternyata rumah tetangga saya, terus saya lari ke dalam cari anak," ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Jantungnya berdebar kencang karena saat itu kedua anaknya sedang berada di rumah.

Yanti menangis sambil terus berlari menuju rumahnya. Dia khawatir anak-anaknya masih ada di dalam rumah.

Lantas, dia menerobos kerumunan orang untuk mencari kedua buah hatinya.

Baca juga: 2 Rumah Kontrakan Kebakaran di Setiabudi Jakarta Selatan, 19 Unit Damkar Dikerahkan Jinakkan Api

Baca juga: 4 Terdakwa Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Minta Dibebaskan dari Tuntutan 2 Tahun Penjara

Akhirnya, wanita 45 tahun ini bisa bernafas lega karena kedua anaknya bisa menyelamatkan diri dari peristiwa kebakaran.

"Anak saya ternyata sudah ke SDN nyelamatin diri, saya langsung copot gas di rumah terus saya tinggal kabur," ujarnya.

Dia juga diingatkan warga lainnya agar segera keluar rumah karena api sudah menjalar ke lotengnya.

Tanpa berpikir panjang, Yanti langsung keluar dari rumah tanpa membawa barang satu pun, termasuk barang berharganya.

Barang-barang yang ada di rumahnya dibelinya dari hasil berjualan di depan sekolah dasar dekat rumahnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved