Relokasi Pedagang

2 Opsi Tempat Relokasi Pedagang Pasar Lama, Jalan Benteng Jaya dan kawasan Pasar Anyar Tangerang

Komisi III DPRD Kota Tangerang Sarankan 2 Opsi Tempat Relokasi Pedagang Pasar Lama yang Tak Tersingkirkan

Tribun Tangerang/Gilbert Sem Sandro
Udin dan istrinya pedagang Lumpia Semarang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengusulkan dua tempat bagi para pedagang kuliner di Pasar Lama Tangerang yang tersingkirkan.

Pasalnya, terdapat 91 pedagang yang tidak mendapatkan lapak, pasca penataan ulang kawasan kuliner Pasar Lama Tangerang pada Jumat (9/9/2022) lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Anggiat Sitohang saat memanggil PT Tangerang Nusantara Global (TNG) pada Senin (12/9/2022).


"Kami sudah mengusulkan kepada PT TNG dua lokasi bagi para pedagang kuliner yang tidak terdata saat penataan ulang Pasar Lama kemarin," ujar Anggiat Sitohang

"Dua titik relokasi bagi para pedagang itu ada di Jalan Benteng Jaya dan kawasan Pasar Anyar Tangerang," imbuhnya.

Anggiat menerangkan, alasan dua lokasi relokasi itu dapat digunakan bagi para pedagang, lantaran masih berada dalam naungan PT TNG.

Selain itu, dua tempat relokasi itu dinilai masih dekat dengan pusat kuliner di Kota Tangerang yang berada di Jalan Kisamaun.

"Dua lokasi itu kan memang dekat dengan Pasar Lama, artinya tidak terlalu jauh dan berada di area terbuka juga," kata dia.

Baca juga: Penataan Ulang Pasar Lama Tangerang Jilid II Dilakukan, Pedagang Diberi Barcode

Baca juga: Sambal Bakar Fenomenal di Pasar Lama Kota Tangerang Milik Selebgram Tiktok Iben Ma

Penataan ulang pedagang yang ada di kawasan Pasar Lama itu dilakukan menyusul intruksi Wali Kota Tangerang yang tertuang dalam Peraturan Walikota Nomor 8 Tahun 2022, tentang penugasan PT TNG untuk penataan dan pengelolaan Jalan Kisamaun, Jalan A. Damyati dan Jalan Kalipasir Indah.

Pasalnya, jumlah lapak yang tersedia di Pasar Lama Tangerang tidak sebanding dengan jumlah pedagang yang berjualan saat ini.

Terlebih, maraknya aksi pungutan liar (pungli) atau salar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab kerap dikeluhkan oleh pedagang.

Para pedagang yang direlokasi merupakan pedagang yang tidak memiliki barcode saat pendataan dilakukan PT TNG.

Dengan demikian, para pedagang kuliner yang berjualan di Pasar Lama Tangerang, dapat terakomodir secara keseluruhan. (m28)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved