Azyumardi Azra wafat
Azyumardi Azra, Sosok Rendah Hati di Mata Satpam Perumahan, Enggan Dipanggil Prof
Wafatnya ketua dewan pers, Azyumardi Azra meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi koleganya tapi juga orang sekitar termasuk satpam perumahan
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Wafatnya ketua dewan pers, Azyumardi Azra meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi koleganya.
Rasa kehilangan juga dirasakan oleh satpam perumahan Puri Laras II, Ciputat, Tangerang Selatan, kediaman almarhum.
Salah satunya adalah Jamiludin.
Menurut Jamiludin, sosok Azyumardi merupakan sosok yang rendah hati.
Meski usianya lebih tua, setiap melintas melewati pos satpam, Azyumardi selalu menyapa satpam dengan panggilan "Bang".
"Tidak pernah beliau manggil nama, pasti bang. Seperti 'Jalan dulu bang', atau 'Duluan bang'. Memang sosok beliau sangat rendah hati ya. Kadang saya panggil prof juga beliau kurang mau. Makanya saya panggil pak Haji," ucap Jamiludin kepada Warta Kota di pos satpam, Selasa (20/9/2022).
Selain rendah hati, Jamiludin menyebut sosok Azyumardi kerap berbagi khususnya di momen Idul Fitri.
Baca juga: Jamaah Salat Jenazah Mendiang Azyumardi Azra Berdatangan di UIN Jakarta
Baca juga: Wakil Ketua Dewan Pers Ungkap Saat Adzan Berkumandang Almarhum Prof Azyumardi Akan Minta Ijin Salat
Bahkan semua pekerja, baik satpam maupun tenaga kebersihan mendapat bingkisan tanpa terkecuali.
"Jadi saya juga banyak belajar dari beliau. Bagaimana menghormati orang lain, meskipun orang tersebut di bawah kita, dan juga saling berbagi," katanya.
Adapun Azyumardi Azra wafat di Kuala Lumpur, Malaysia karena serangan jantung, Minggu (18/9/2022) lalu.
Jenazah pun dibawa ke rumah duka, Senin (19/9/2022) malam, dan disemayamkan terlebih dulu di UIN Jakarta pada Selasa (20/9/2022) dan dimakamkan di Taman Makam Kalibata di hari yang sama. (Raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Pos-Satpam-Puri-Laras-II.jpg)