Tangerang Raya
Satgas TPPO: Terbongkarnya Rumah di Villa Dago Tempat Perdagangan Orang, Kami Lebih Giat Bekerja
Pasca Penggerebekan Rumah Terkait Perdagangan Orang di Villa Dago, Pamulang, Satgas TPPO DP3A2KB Tangsel Petik Pelajaran Untuk Makin Giat Bekerja
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG SELATAN -- Sebuah rumah di perumahan Villa Dago Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (26/9/2022) lalu digerebek oleh Bareskrim Polri terkait kasus tindak pidana perdagangan orang.
Dari dalam rumah, puluhan remaja diamankan.
Penggerebekan ini turut menjadi perhatian bahwa kasus tindak pidana perdagangan orang nyata.
Satgas TPPO (tindak pidana perdagangan orang) DP3A2KB Tangsel pun dibuat kaget karena lokasinya ada di Tangsel.
Namun, Hartina Hajar, dari tim Satgas TPPO DP3A2KB Tangsel belum bisa berkomentar banyak.
"Kami belum klarifikasi ke lapangan. Saya hanya baru dapat laporan dari pejabat setempat. Itu pun juga dibilangnya belum bisa diinformasikan karena masih simpang siur beritanya. Kejadian memang senin 26 September sekitar pukul 11, saya dapat laporan memang ada satu perempuan yang memang jadi tersangka berlindung di rumah tersebut menjadi incaran dari Bareskrim," ucapnya saat ditemui di BSD, Kamis (29/9/2022).
Lanjutnya, tim Bareskrim telah siap siaga melakukan pengintaian.
Baca juga: Rumah di Perumahan Villa Dago Diduga Terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang, Dipasang Garis Polisi
Hal tersebut dikarenakan laporan masyarakat setempat ada aktivitas mereka (penghuni) lebih banyak dilakukan di pintu belakang rumah.
"Mungkin itu salah satu kecurigaan mungkin nanti pak RT, RW bisa melihat, kalau aktivitasnya mencurigakan mungkin bisa dilakukan yang namanya kita bertanya dulu baik ke penghuni," katanya.
Lebih lanjut, hal lain yakni pemilik rumah punya kewajiban untuk bertanya rumah ini dikontrak untuk aktivitas apa.
"Jangan sampai kecolongan," sambungnya.
Baca juga: Terlihat Sepi dari Depan, Rumah di Vila Dago Ternyata Memasukan Orang dari Pintu Belakang
Terbongkarnya kasus tersebur membuat pihaknya lebih giat lagi bekerja.
Menurutnya, Tangsel ibarat seorang remaja yang lagi molek pertumbuhannya, strategis tempatnya, juga menjanjikan.
"Jadi oknum yang menganggap ini tempat yang bagus untuk melakukan bisnis seperti itu, mereka mengincarnya. Dari sisi bisnis mungkin mereka melihat itu tempat yang bagus," papar Hartina.
"Tugas kami lah dari pemerintah bekerjasama dengan instansi secara vertikal maupun terkait lainnya organisasi masyarakat lainnya juga bisa mendukung kami untuk melakukan pengawasan yang sifatnya pencegahan, karena pencegahan lebih baik dari mengobatinya," katanya. (Raf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/rumah-di-perumahan-villa-dago-Kecamatan-Pamulang.jpg)