Batik

Pembatik Cilik Akeyla Naraya yang Berkeinginan ada Kampung Batik di Karawang

Sosok Akeyla Naraya, Pembatik Cilik Pemilik Sanggar Difabel hingga Kenalkan Karyanya ke Berbagai Negara 

Tribun Tangerang/M. Rifqi Ibnumasy
Akeyla Naraya (Kedua samping kiri mengenakan baju hitam dengan corak cokelat) gadis 12 tahun yang telah memperkenalkan batik ke sejumlah negara. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Walaupun batik sudah ditetapkan UNESCO sebagai warisan Indonesia, namun menjadi pembatik bukan pilihan pekerjaan kalangan generasi muda.

Pembatik lebih banyak dilakoni orang-orang yang sudah tua.

Beruntung masih ada pembatik yang mau menjalani sejak anak-anak.

Salah satunya dilakoni oleh  Akeyla Naraya (12) yang  memperkenalkan warisan budaya Indonesia berupa batik Karawang ke dunia internasional.

Pada Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2022 kali ini, Akeyla mendapatkan kehormatan untuk menampilkan karya-karyanya dalam tajuk October Legacy di Sea World Ancol, Jakarta Utara.


Batik-batik Akeyla dengan corak biodata laut dikenakan para penyelam Sea World Ancol dan ditampilkan dalam akuarium raksasa.

Tak hanya itu, Akeyla juga menggandeng taman-taman mainnya untuk menjadi model cilik dalam peragaan fashion show tersebut.

Lima kerabatnya yang masih berusia 5-12 tahun Caca Karisa, Kesha Wilhelmina, Calisa Salsabila Dalimunthe, Aretha Felicia dan Cerika Putriana Sofia tampil menawan kenakan batik karya Akeyla.

Batik Akeyla Diproduksi oleh Para Difabel

Selain melibatkan sahabat, Akeyla juga memberdayakan para difabel dalam produksi batik yang ia rancang.

Menurut Akeyla, para difabel yang berada di kampung halamannya wilayah Karawang, Jawa Barat dilatih hingga dapat menciptakan karya.

Melalui "Sanggar Difabel" miliknya, Akeyla dengan tekun mengajari para difabel cara membatik dari proses awal pembuatan hingga siap edar.

"Aku ingin Kampung Batik ada di Karawang, khususnya di tempatku di Cilamaya, supaya bisa lebih mengenalkan batik karya para seniman difabel di sana kepada dunia," kata Akeyla di Sea World Ancol, Minggu (2/10/2022).

Gadis yang mengenyam pendidikan di kelas tujuh Sekolah Menengah Pertama tersebut memiliki impian besar untuk membangun Kampung Batik Cilamaya di kediamannya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved