Polisi Tembak Polisi

Bharada E Berdoa di dalam Toilet Sebelum Tembak Brigadir J, agar Ferdy Sambo Berubah Pikiran

Sebelum Tembak Brigadir J, Bharada E Memohon Kepada Tuhan Untuk Mengubah Pikiran Ferdy Sambo

Penulis: Nurmahadi | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Ramadhan LQ
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer berjanji akan berkata sejujurnya dalam sidang demi menjaga kehormatan Brigadir J di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA -- Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sempat berdoa di dalam toilet sebelum menghabisi nyawa Brigadir J.

Dalam doanya, ia meminta agar Tuhan mengubah pikiran Ferdy Sambo yang menyuruh menembak Yosua.

Hal tersebut disampaikan Bharada E saat menjadi saksi atas terdakwa Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Awalnya, Ferdy Sambo sempat menanyakan senjata milik Bharada E usai memberikan perintah untuk menembak Brigadir Yosua.

Saat itu, Ferdy Sambo memberikan beberapa amunisi.

"Kemudian Pak FS bertanya senjata Yosua mana, saya bilang di mobilnya bapak. Nanti kamu turun ke bawah, kau ambil dan bawa ke sini, baru saya izin bapak saya berdiri, dia (Ferdy Sambo), 'Wei chad, kalau ada yang nanya bilang mau isolasi," kata Bharada E peragakan kata-kata Ferdy Sambo

Setelah itu, Bharada E menuju ke mobil untuk menaruh senjata HS ke dalam tasnya.

Usai mengamankan senjata, Bharada E sempat ke luar sebentar untuk mengambil kotak makanan sebelum masuk lagi untuk menuju ke lantai tiga rumah Saguling.

"Di lantai 3 ada pintu yang cuma bisa dibuka dari dalam karena ada kodenya. Kemudian saya izin bapak, izin bapak, enggak lama dia (Ferdy Sambo) buka pintu, saya buka tas saya kasih senjata HS itu, izin bapak. Terus katanya 'Sudah kamu turun saja'. Saya turun saja," ujarnya.

"Padahal itu pikiran saya, saya mau makan. Tapi sudah tidak fokus lagi, pikiran saya sudah kacau, rencana mau makan, tidak jadi makan," jelas Bharada E.

Baca juga: Dihantui Mimpi Bertemu Yosua dan Merasa Bersalah, Dorong Bharada E Ceritakan Kejadian Sebenarnya

Bharada E mengaku sempat ke toilet setelah turun dari lantai tiga rumah Saguling.  Di hadapan majelis hakim, Bharada E mengungkapkan isi doanya dengan suara bergetar. 

Ia berdoa agar Tuhan dapat mengubah jalan pikiran Ferdy Sambo yang menyuruhnya menembak Brigadir Yosua.

Bharada E mengaku takut dan tidak bisa cerita ke siapapun atas perintah dari Ferdy Sambo itu.

Sehingga ia hanya bisa berdoa dan meminta kepada Tuhan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved