Jumat, 12 Juni 2026

Vaksinasi Covid19

Kapolres Tangsel: Pak Kyai Saja Mau Divaksin, yang Tak Mau Alangkah Sombongnya

Kapolres Tangerang Selatan mengajak dseluruh masyarakat untuk mendatangi gerai vaksin untuk menerima vaksinasi covid19

Tayang:
Wartakotalive/Budi Sam Law Malau
Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin di Ponpes Darul Hikmah, Senin (10/8/2021), melihat langsung suasana giat vaksinasi massal. 

TRIBUNTANGERANG.COM, PAMULANG - Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Iman Imanuddin mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat untuk mendatangi gerai-gerai vaksin yang ada dan meminta tak lagi menolak vaksin Covid-19, demi mensukseskan percepatan vaksinasi di Indonesia.

Menurutnya vaksin yang disediakan pemerintah dan diberikan ke warga, dijamin aman dan halal.

Terbukti katanya semua kyai, ulama dan pemimpin agama di Tangsel menerima layanan vaksin yang disediakan.

"Pak Kyai saja mau divaksin, kalau kita yang bukan kyai tidak mau divaksin, maka alangkah sombongnya ya," kata Iman saat mengunjungi vaksinasi massal di Pondok Pesantren Darul Hikmah, di Jalan Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang Kota Tangerang Selatan, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Kapolres Tangsel Kunjungi Vaksinasi di Ponpes Darul Hikmah : Ini Kolaborasi Ulama dan Pemerintah

"Ayo mari kita semua sama-sama mensukseskan program percepatan vaksinasi. Ini semata-mata demi herd immunity, agar Indonesia sehat ke depannya," kata Iman.

Ia mengatakan dalam vaksinasi massal ini menyasar sebanyak 800 warga yang sebagiannya adalah pelajar.

Pelaksanaan vaksinasi diberikan ke warga, baik yang sudah mendaftar secara online, maupun yang langsung datang tanpa mendaftar dengan syarat membawa KTP.

Selain Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Imanuddin, hadir pula dalam kesempatan itu, Ketua FKUB Tangsel, Fahrudin Zuhri; Kabag Kesra Kota Tangsel, Heli Slamet; Kapuskesmas Pamulang, Fitri, dan Kepala Kemenag Tangsel, H Abdul Rozak.

AKBP Iman Imanuddin mengatakan vaksinasi untuk warga masyarakat ini adalah salah satu bentuk kolaborasi antara ulama dengan pemerintah.

"Vaksinasi untuk warga masyarakat ini, salah satu bentuk kolaborasi ulama dan umaroh. Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik karena kerjasama Pemkot Tangsel, Polres, Kodim, beserta seluruh pengurus Ponpes Darul Hikmah," kata Iman.

Baca juga: Puskesmas Pondok Ranji Melayani Telemedicine untuk Warga yang Mau Konsultasi dari Rumah

Ia menuturkan 800 dosis vaksin yang diberikan ini adalah vaksin sinovac tahap pertama. "Untuk tahap keduanya akan diberikan sekitar sebulan kemudian, mengikuti program vaksinasi yang berjalan," kata dia.

Diharapkan kata dia, dengan vaksinasi massal seperti ini yang juga dilalukan di beberapa lokasi lain di Tangsel, maka herd imnnuity atau kekebalan kelompok segera terbentuk di Tangsel.

"Namun, meskipun sudah divaksin, warga harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat beraktifitas," kata Iman.

Dengan menerapkan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

"Ini adalah ikhtiar kita agar menghasilkan masyarakat yang sehat ke depannya," kata Iman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved