Senin, 27 April 2026

Deep Purple dan God Bless Kembali Sepanggung, Gelar Konser di Solo Maret 2023

Deep Purple dan God Bless akan tampil pada konser di kampus UMS, Solo, pada Maret 2023 

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko | Editor: Ign Prayoga
Dok Pribadi
God Bless. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Perjumpaan Deep Purple dan God Bless adalah takdir yang bergulir panjang.

Bermula dari musisi terkenal dan penggemar, keduanya menjadi band rock yang sama-sama teruji waktu, melintasi pergolakan zaman, dan berhasil melewati selera musik yang berubah secara gegas dan dinamis.

Pada 1973, Deep Purple sedang menjalani masa bulan madu formasi Mark III, dengan dua personel baru: Glenn Hughes (bass), dan David Coverdale.

Kala itu David Coverdale adalah vokalis muda yang saat itu belum punya nama dan dipilih langsung Ritchie Blackmore karena karakter suara yang 'maskulin dan punya corak blues yang jernih'.

Di tahun yang sama, berjarak ribuan kilometer dari London, ada band yang baru dibentuk di Indonesia, namanya God Bless.

Awal karier God Bless serupa kebanyakan band rock di Indonesia, yakni menjadi band cover dan memainkan lagu-lagu band favoritnya, termasuk Deep Purple.

God Bless tumbuh besar di kancah musik Indonesia yang sedang ada di titik puncak gairah.

Pelarangan musik ngak ngik ngok yang terjadi di era Orde Lama, sudah tak ada lagi seiring Orde Baru yang naik ke permukaan.

Akibatnya, pengaruh budaya pop, termasuk musik rock, mengalir dengan deras ke Indonesia.

Ini diikuti dengan munculnya banyak band rock di Indonesia, yang kala itu sering juga, dengan salah kaprah, disebut sebagai band underground.

Pada 1974, Deep Purple merilis Burn, album perdana yang menandai dimulainya era Mark III.

Beberapa bulan kemudian, Deep Purple merilis album kesembilan, Stormbringer.

Pada 1975, mereka merilis album kesepuluh, Come Taste the Band, satu-satunya album yang digarap gitaris Tommy Bolin yang masuk menggantikan Ritchie Blackmore.

Di tahun yang sama, God Bless membuktikan diri sebagai band yang punya karya sendiri dengan merilis album perdana mereka, God Bless.

Album dengan sampul wajah Achmad Albar dan rambut kribonya yang ikonik itu, melejitkan lagu-lagu seperti Huma di Atas Bukit, Rock di Udara dan Setan Tertawa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved