Film

Hyun Bin Bebaskan Sandera Korea Selatan dari Tangan Taliban di Afghanistan dalam The Point Men

The Point Men menyoroti korban sandera Korea Selatan tahun 2007 di Afghanistan. The Point Men dibintangi  Hyun Bin dan Hwang Jun Min.

Yonhap
Dua aktor Korea, Hwang Jun Min dan Hyun Bin dalam adegan film Korea berjudul the Point Men. Film ini baru tayang di Korea Selatan yang mengangkat tentang pembebasan sanderan Korea Selatan oleh Taliban di Afghanistan. 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Film The Point Men mengangkat tema korban sandera Korea Selatan tahun 2007 di Afghanistan.

The Point Men dibintangi  Hyun Bin dan Hwang Jun Min.

Fokus cerita upaya penyelamatan putus asa, berjalan di garis tipis antara apa yang terjadi di atas panggung dan di belakang layar.

Sutradara dan penulis skenario film Yim Soon-rye menyoroti karakter dua protagonis fiksi di balik momen menegangkan operasi penyelamatan sandera.

Di garis depan adalah Jeong Jae-ho (Hwang Jung-min), pejabat senior kementerian luar negeri.

Spesialisasi kerja Jeong Jae Ho dalam negosiasi krisis.

Sedangkan Park Dae-shik (Hyun Bin), agen Badan Intelijen Nasional dengan keahlian di Timur Tengah dan Asia Tengah.

Baca juga: 10 Film Korea Teratas di Viki Tahun 2022 Layak Jadi Tontonan saat Liburan Tahun Baru di Rumah Saja

Baca juga: Film Korea Decision To Leave Masuk Nominasi Oscars untuk International Feature Film

Drama ini meninjau kembali kejadian sebenarnya berdasarkan laporan berita dan klip, tetapi menciptakan kembali negosiasi di balik layar yang sebagian besar tidak diketahui publik.

Pada Juli 2007, 23 misionaris Korea Selatan disandera Taliban, dan tim negosiasi Korea Selatan dikirim ke Afghanistan.

Taliban menuntut Seoul menarik pasukannya dari Afghanistan dan pemerintah Afghanistan membebaskan tahanan Taliban sebagai ganti para sandera.

Pada awalnya, Jeong berpegang pada buku pedoman negosiator sandera.

Dia menolak untuk bernegosiasi dengan kelompok teroris atau menyiapkan uang tebusan.

Sebaliknya, Park mencoba menyelesaikan krisis dengan apa pun.

Dia masih menyimpan traumatis menyaksikan eksekusi seorang Korea Selatan di Irak.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved