Sabtu, 11 April 2026

Liga 2

Menpora Pastikan Kompetisi Liga 2 akan Digelar Setelah KLB PSSI

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, kembali menerima audiensi perwakilan klub Liga 2.

Penulis: Alfarizy Ajie Fadhilah | Editor: Ign Agung Nugroho
Tribun Tangerang/Alfarizy Fadhilah
Menpora Zainudin Amali saat menerima audiensi perwaklian Klub Liga 2 dan APPI di Lantai 10 kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta,  Senin (30/1/2023) .  

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, kembali menerima audiensi perwakilan klub Liga 2.

Pertemuan ini merupakan audiensi kedua antara kedua pihak tersebut terkait dengan kepastian kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia.

Dalam kapasitasnya, Menpora mengatakan, bahwa dirinya mendapat mandat dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mencarikan jalan keluar bagi kelangsungan Liga 2.

 

 

"Beberapa waktu lalu teman-teman sudah datang dan sebagaimana saya informasikan dalam program pak presiden," ujar Amali di kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (30/1/2023).

"Presiden memberikan arahan, segera saya cari jalan keluar dari situ dan undang PSSI bersama LIB (Liga Indonesia Baru)  untuk rapat," sambungnya.

 

Baca juga: Begini Tanggapan Menpora Soal Rencana Mundurnya Arema FC dari Liga 1

 

Namun, Amali memastikan bahwa penyelenggaraan kompetisi tersebut tidak akan bergulir sebelum pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, 16 Februari mendatang.

"Secara garis besar disimpulkan bahwa sampai pelaksanaan KLB PSSI nampaknya kompetisi belum bisa dilaksanakan," tutur Menpora.

"Karena itu dilihat dari sikap LIB dan PSSI, tadi Pak Yan (Persipura) dan teman-teman menyampaikan harapan besar yang dititipkan ke pemerintah, karena pemerintah bisa berkomunikasi dengan siapa pun yang nanti jadi pengurus PSSI," lanjutnya.

Menpora juga menegaskan bahwa dalam hal ini pemerintah sangat berhati-hati dalam mengambil langkah demi kelanjutan kompetisi.

Amali menambahkan, bahwa saat ini pemerintah adalah sebagai fasilitator jika dibutuhkan.

"Posisi pemerintah itu mencari jalan keluar, kalau diminta bantuan kami akan bantu, kalau minta difasilitasi akan kami fasilitasi. Tapi tidak intervensi," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved